Berita

Ketua DPRD Sumbar Muhidi Buka Bimtek UMKM Pluzi Academy Angkatan I

×

Ketua DPRD Sumbar Muhidi Buka Bimtek UMKM Pluzi Academy Angkatan I

Sebarkan artikel ini

SERUNI.CO – Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Muhidi, secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Pengusaha UMKM Angkatan I Pluzi Academy.

Acara yang berlangsung di UPTD PLUT KUMKM Provinsi Sumatera Barat ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat daya saing pelaku usaha lokal, Senin (6/4/2026).

Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar lebih profesional dan adaptif terhadap dinamika pasar yang terus berkembang.

UMKM Sebagai Tulang Punggung Ekonomi Daerah

Dalam sambutannya, Muhidi menekankan bahwa sektor UMKM memegang peranan krusial sebagai tulang punggung perekonomian di Sumbar.

Baca Juga  Optimalkan PAD, Komisi III DPRD Sumbar Dorong Terobosan Sektor Pajak

Menurutnya, penguatan sektor ini merupakan keharusan, terutama dalam menghadapi tantangan global dan masifnya digitalisasi.

“Bimtek ini merupakan salah satu bentuk dukungan nyata dalam meningkatkan kualitas SDM pelaku UMKM. Dengan kapasitas yang lebih baik, diharapkan UMKM kita mampu bersaing tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga nasional bahkan internasional,” ujar Muhidi.

Fokus pada Digitalisasi dan Manajemen Usaha

Muhidi mendorong seluruh peserta yang berasal dari berbagai sektor usaha di Sumatera Barat untuk memanfaatkan momentum ini secara maksimal.

Baca Juga  Rapat Bamus DPRD Sumbar, Menyusun Agenda Strategis Masa Sidang Kedua 2026

Materi yang ditekankan meliputi penguatan manajemen usaha, strategi pemasaran modern, hingga optimalisasi pemanfaatan teknologi digital.

Selain mendapatkan paparan materi, para peserta Pluzi Academy juga diberikan pendampingan serta praktik langsung.

Metode ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman teknis dalam mengembangkan unit usaha masing-masing.

“Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan UMKM di Sumatera Barat semakin berkembang dan mampu menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkas Muhidi. (*)