Olahraga

Ajang PVC 2026 Bergulir, Jalur Seleksi Berjenjang Berburu Atlet Voli Muda Padang

×

Ajang PVC 2026 Bergulir, Jalur Seleksi Berjenjang Berburu Atlet Voli Muda Padang

Sebarkan artikel ini
Atlet pebola voli pada Padang Volleyball Championship (PVC) 2026 di Kecamatan Padang Barat. (Foto: Istimewa)

SERUNI.CO – Usaha menjaring sekaligus membina bibit-bibit pebola voli potensial di Kota Padang memasuki babak baru.

Perhelatan Padang Volleyball Championship (PVC) 2026 secara resmi mulai dipertandingkan di level kecamatan sejak Sabtu (17/10/2026).

Ajang olahraga bagi kelompok umur (KU) 19 tahun putra dan putri ini mengusung format unik dengan melibatkan kontingen dari tiap-tiap kelurahan sebagai peserta utama.

Terselenggaranya kejuaraan ini tidak lepas dari sokongan dana pokok-pokok pikiran (pokir) milik Nanda Satria, S.IP., Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat. Sistem yang diterapkan berupa skema kompetisi bertingkat.

Usai menuntaskan babak Pra-PVC di tingkatan kecamatan, jajaran pemain yang tampil gemilang diproyeksikan mengisi skuad utama kecamatan guna berlaga memperebutkan Piala Wali Kota Padang pada 24 Oktober 2026 mendatang.

Pelaksanaan Pra-PVC dialokasikan pada 17–18 Oktober 2026 di 10 area kecamatan. Adapun Kecamatan Koto Tangah dijadwalkan melakoni laga pada 20–21 Oktober 2026.

Di sela peninjauan pertandingan di Kecamatan Kuranji yang bertempat di Lapangan Medan Nan Bapaneh, Kompleks Kantor KAN Pauh IX, Sabtu (17/10/2026) malam, Nanda Satria menerangkan keunikan sistem PVC 2026 ketimbang kompetisi bola voli pada umumnya, yakni keberadaan perwakilan berbasis kelurahan dan bukan bendera klub.

“Perbedaannya, turnamen ini diikuti perwakilan dari masing-masing kelurahan. Para atlet mewakili kelurahan masing-masing, bukan klub, meskipun para pemain dapat berasal dari berbagai klub,” tuturnya.

Nanda memaparkan bahwa alur persaingan diawali dari level kelurahan di ranah kecamatan. Setelahnya, materi tim yang terbentuk bakal saling berhadapan antar-kecamatan demi menyabet trofi juara tingkat Kota Padang.

“Mereka bertanding di tingkat kecamatan, kemudian tim kecamatan berkompetisi antarkecamatan untuk memperebutkan Piala Wali Kota,” tambahnya.

Dirinya menegaskan, keberadaan PVC 2026 tidak melulu berfokus mengejar predikat pemenang, melainkan menjadi sarana pelacakan bakat bola voli dari seluruh penjuru kelurahan di Kota Padang.

Melalui mekanisme berjenjang ini, kemampuan atlet-atlet muda berprospek cerah diharapkan teridentifikasi sejak dini untuk kemudian dibina secara berkelanjutan.

Langkah ini diproyeksikan sanggup memperkokoh pondasi pembinaan cabang olahraga bola voli langsung dari tingkat akar rumput.

Garis pembinaan berkelanjutan diharapkan mendalangi lahirnya atlet-atlet yang sanggup mengukir prestasi hingga level provinsi, nasional, bahkan internasional.

Baca Juga  Harga Plastik Melonjak 60 Persen, Pengusaha Coffee Shop di Padang Mulai Sesuaikan Harga

Salah satu muara jangka pendek dari skema pembinaan ini ialah menyiapkan komposisi pemain untuk membela kontingen Kota Padang dalam perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat.

“Pesan saya kepada para atlet se-Kota Padang, khususnya atlet bola voli, tetap sehat, semangat, dan terus berlatih. Jam terbang harus ditingkatkan,” ujarnya.

Di samping menjaring talenta tersembunyi, pendekatan berbasis wilayah kelurahan diyakini sanggup mendongkrak partisipasi publik, merawat soliditas warga, serta menyediakan wadah kegiatan positif bagi generasi muda.

“Harapan kita, anak-anak muda punya ruang untuk beraktivitas dan mengarahkan energi positifnya,” katanya.

Legislator ini turut mengimbau seluruh elemen masyarakat, utamanya para tokoh pemuda dan masyarakat lokal, untuk terus memberikan sokongan pada dinamika olahraga sekaligus merekatkan relasi sosial warga.

“Kita berharap masyarakat, terutama tokoh-tokoh masyarakat, ikut mendorong penguatan kolektivitas dan kebersamaan serta memperbanyak ruang publik bagi anak-anak muda,” katanya.

Ia menyoroti pentingnya keberadaan area publik yang produktif untuk kegiatan olahraga, seni, maupun interaksi sosial bagi tumbuh kembang pemuda.

“Dengan begitu, berbagai persoalan negatif di kota dapat diselesaikan secara bertahap,” tambahnya.

Nanda berharap Pemerintah Kota Padang beserta Pemerintah Provinsi Sumatera Barat secara konsisten menyokong pembinaan atlet melalui pemenuhan sarana olahraga yang representatif.

“Pemerintah Kota Padang dan Pemerintah Provinsi Sumbar siap menyediakan fasilitas agar para atlet dapat berprestasi di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional,” katanya.

Langkah penyelenggaraan PVC 2026 ini turut menuai apresiasi dari Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

Mewakili Kepala Dispora, Kepala Bidang Kepemudaan, Rizal Febrinal, S.Hum., M.M., mengutarakan penghargaan atas kepedulian serta sokongan Nanda Satria terhadap dunia olahraga lokal.

Apresiasi tersebut diutarakannya kala membuka rangkaian pertandingan PVC 2026 di Kecamatan Kuranji yang bertempat di Lapangan Medan Nan Bapaneh, Kompleks Kantor KAN Pauh IX, Sabtu (17/10/2026).

Rizal mengimbau seluruh kontestan agar senantiasa memegang teguh komitmen sportivitas, mengutamakan keselamatan, dan mengeluarkan performa maksimal selama gelaran turnamen.

Bagi Rizal, kompetisi tidak semata-mata diukur dari hasil akhir atau piala. Nilai-nilai persaudaraan, kebiasaan disiplin, dan rasa saling menghargai antaratlet menjadi fondasi penting dalam proses pembinaan.

Baca Juga  Marc Marquez Juara Sprint Race MotoGP Aragon 2026 Asapi Alex dan Bezzecchi

“Kemenangan bukan satu-satunya tujuan dalam kompetisi. Semangat persaudaraan, disiplin, dan sikap saling menghormati antarpemain juga harus menjadi bagian penting dalam setiap pertandingan,” katanya.

Target Tinggi Kecamatan Kuranji

Dukungan serupa mengalir dari pihak kecamatan. Camat Kuranji, Rozaldi Rosman, S.STP., M.Si., menyampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran atlet dan seluruh jajaran yang menyukseskan gelaran PVC 2026.

Ia mengimbau para atlet perwakilan kelurahan di area Kuranji memanfaatkan panggung kompetisi ini sebagai ajang membuktikan kualitas diri, sekaligus mengamankan tempat di skuad utama kecamatan.

“Para atlet harus menunjukkan kemampuan terbaik. Pemain yang tampil menonjol akan dipersiapkan mewakili Kecamatan Kuranji pada turnamen bola voli antarkecamatan se-Kota Padang,” ujarnya.

Rozaldi menerangkan bahwa laga di tingkat kelurahan merupakan bagian dari pemantauan serta seleksi talenta.

Pebola voli yang dinilai punya performa menonjol akan dipanggil memperkuat tim Kecamatan Kuranji pada ajang lanjutan.

Menurut pengamatannya, wilayah Kuranji menyimpan modal atlet potensial yang butuh diasah lewat iklim kompetisi terpola.

Hasil seleksi kelurahan ini diharapkan mampu membentuk kombinasi tim paling tangguh untuk bersaing di tingkat kota.

Tak tanggung-tanggung, Rozaldi mematok target Juara 1 pada fase kompetisi antarkecamatan dalam perebutan Piala Wali Kota Padang nanti.

“Harapan kita, Kecamatan Kuranji meraih juara pertama di tingkat Kota Padang. Prestasi itu akan menjadi kebanggaan bersama. Karena itu, atlet terbaik yang terpilih harus benar-benar siap membawa nama Kuranji,” tambahnya.

Jadwal dan Arena Laga Pra-PVC 2026 (11 Kecamatan)

Pelaksanaan: 17–18 Oktober 2026

  1. Lubuk Begalung: Lapangan Voli Kompleks Permata Harbaindo, Pampangan Nan XX.
  2. Padang Utara: Lapangan Voli Kompleks UBH, Ulak Karang Utara.
  3. Lubuk Kilangan: Lapangan Indoor GOR Semen Padang.
  4. Bungus Teluk Kabung: Lapangan Voli dekat Bimbel K’Pipi, Jalan Raya Padang–Painan, Teluk Kabung Utara.
  5. Padang Barat: Lapangan Rusunawa Putus.
  6. Nanggalo: Lapangan Voli belakang Pegadaian Siteba.
  7. Pauh: Lapangan Voli Koto Parak.
  8. Padang Timur: Lapangan Voli Andalas, Jalan Garuda, Andalas.
  9. Kuranji: Lapangan Voli Kantor KAN.
  10. Padang Selatan: Lapangan Voli belakang Aciak Mart.

Pelaksanaan: 20–21 Oktober 2026 11. Koto Tangah: Lapangan Voli Kompleks Abu Hanif De Villa.