SERUNI.CO – Ekosistem demokrasi di Sumatera Barat kini mendapat dorongan baru dari sektor akademis. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) secara resmi menjalin kemitraan strategis dengan Universitas Negeri Padang (UNP) guna menggarap program sinergi pendidikan kepemiluan di wilayah tersebut.
“Kolaborasi ini bertujuan memperkuat partisipasi masyarakat melalui pendekatan akademik yang lebih terstruktur,” ungkap Ketua KPU Sumbar, Surya Efitrimen, Kamis (11/6/2026).
Surya Efitrimen menjelaskan bahwa selama ini beragam agenda bersama telah sukses diselenggarakan, mulai dari kegiatan nonton bareng film berjudul “Tepatilah Janji” hingga pemanfaatan fasilitas gedung di UNP untuk pelaksanaan seleksi calon anggota KPU.
Kendati demikian, seluruh kegiatan tersebut selama ini bergulir tanpa adanya payung hukum yang jelas.
“Sinergi yang sudah berjalan baik ini akan semakin kuat dengan adanya dukungan legal yang formal. UNP dan KPU Sumbar akan segera merumuskan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat,” jelas Surya Efitrimen.
Lebih lanjut, Surya Efitrimen memaparkan bahwa penyusunan PKS ini nantinya turut membuka kesempatan luas bagi mahasiswa UNP untuk melaksanakan program magang di lingkungan kantor KPU Sumbar.
Sebaliknya, kesepakatan ini pun memberikan peluang bagi jajaran pegawai KPU untuk meneruskan studi ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi di kampus UNP.
Merespons hal itu, Rektor UNP, Krismadinata, memberikan sambutan positif terhadap inisiatif yang diambil oleh KPU Sumbar.
Dirinya menilai ikatan kerja sama ini akan mampu melahirkan ekosistem demokrasi yang jauh lebih sehat, sekaligus mencetak relawan-relawan demokrasi yang memiliki kompetensi dari kalangan civitas academica.
“Ini bukan sekadar kerja administrasi, tetapi bagaimana kita membangun peradaban demokrasi yang lebih baik melalui akademisi,” kata Krismadinata.
Melalui peresmian sinergi ini, pihak KPU Sumbar menaruh harapan besar agar angka partisipasi pemilih di Sumatera Barat pada pelaksanaan pemilu mendatang dapat terus terdongkrak naik, didukung oleh gerakan edukasi yang masif dari lingkungan kampus UNP. (*)












