SERUNI.CO – Universitas Negeri Padang (UNP) memberi sinyal hijau untuk segera meluncurkan beberapa Program Studi (Prodi) di Pangkalan, Kabupaten Limapuluh Kota.
Kepastian rencana pelebaran sayap fasilitas pendidikan di kawasan perbatasan Sumatera Barat dan Riau tersebut disampaikan langsung oleh Senior Executif UNP, Prof. Ganefri, Ph.D., usai menerima kunjungan tokoh masyarakat Pangkalan di UNP Hotel & Convention Center, kawasan Air Tawar, Padang, Minggu (16/8/2026) sore.
Dalam audiensi yang berlangsung hangat tersebut, Prof. Ganefri, Ph.D. didampingi Wakil Dekan Fakultas Teknik UNP, Dr. Ir. Elfizon, S.Pd., M.Pd.T.
Sementara itu, jajaran tokoh masyarakat Pangkalan yang hadir meliputi Zulfahmi St. Sati, SE., Syamratul Fuad Dt. Mangkuto, Ir. Mukhlis Dt. Bagindo Majo, Bosa, H. Zafridel, Ayuli Wulandari, serta Febri Azharsyah, dengan didampingi Pengurus Persatuan Keluarga Pangkalan (PKP) Padang yakni H. Rafdinal, Sulfiardi, dan Feri Afmiyanto.
Kehadiran unit pendidikan ini dinilai dapat memangkas jarak akses perguruan tinggi sekaligus menjawab penantian panjang warga setempat akan sarana pendidikan yang bermutu.
Rencana Prodi Tahap Awal dan Kriteria Pembukaan
Prof. Ganefri menjelaskan bahwa ekspansi Prodi ini merupakan kontribusi nyata UNP untuk memenuhi aspirasi masyarakat serta menyuplai kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi pembangunan daerah.
Pada tahap permulaan, UNP merencanakan pembukaan empat jurusan, yaitu:
- Informatika
- Teknologi Pertanian
- Pariwisata
- Bisnis Digital
Keempat bidang studi tersebut dipilih karena dinilai memiliki daya tarik tinggi bagi calon mahasiswa serta menawarkan peluang kerja yang luas di masa depan.
Prof. Ganefri mengakui permohonan pembukaan cabang perguruan tinggi dari pelbagai daerah sebenarnya sudah sejak lama masuk ke UNP.
Kendati demikian, tidak seluruhnya dapat direalisasikan lantaran membutuhkan kalkulasi matang terkait pembiayaan, kesiapan SDM, hingga tingkat minat calon mahasiswa setempat.
“Insya Allah rencana membuka Prodi di Pangkalan Limapuluh Kota ini memenuhi persyaratan dan kriteria minimal yang ditetapkan UNP,” ungkap Prof. Ganefri.
Apresiasi Tokoh Masyarakat dan Potensi Dampak Daerah
Sinyal positif dari pihak kampus menyulut kegembiraan dan apresiasi dari tokoh masyarakat Pangkalan, Zulfahmi St. Sati, SE.
Menurut mantan Anggota DPRD Kota Padang tersebut, kehadiran perguruan tinggi negeri yang bermutu bakal membawa dampak positif ganda, baik dari kemudahan akses pendidikan maupun pergerakan roda ekonomi warga.
“Anak kemanakan kami tidak jauh-jauh lagi kuliah ke Kota Padang. Insya Allah dengan lulusan perguruan tinggi yang bermutu ini tentu peluang kerja anak kemenakan kami akan terbuka lebar dimasa datang,” tutur Zulfahmi St. Sati, SE.
Ia menambahkan, berdirinya Prodi UNP di wilayah tersebut sejalan dengan target pembangunan SDM warga Pangkalan, yakni mewujudkan program “satu rumah satu sarjana”.
Langkah Kordinasi Teknis di Lapangan
Terkait persiapan teknis pembukaan kampus, Zulfahmi St. Sati menyampaikan bahwa manajemen UNP bakal segera menerjunkan tim khusus.
Tim ini bertugas melangsungkan kordinasi teknis di lapangan bersama Pemerintah Daerah Limapuluh Kota serta para tokoh masyarakat Pangkalan. (*)












