Headline

Pemuda Tenggelam di Embung Irigasi Solok Selatan Ditemukan Meninggal Dunia

×

Pemuda Tenggelam di Embung Irigasi Solok Selatan Ditemukan Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini

SERUNI.CO – Tim SAR Gabungan berhasil menemukan Ahmad Frenzi (24), korban yang dilaporkan tenggelam saat mandi di Embung Irigasi Jorong Lasuang Batu, Nagari Kapau Alam Pauh Duo, Kabupaten Solok Selatan.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia (MD) pada Jumat malam, 27 Maret 2026.

Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik, dalam keterangan resminya melaporkan bahwa insiden bermula saat korban bersama teman-temannya mandi di lokasi kejadian sekitar pukul 15.30 WIB.

Korban diduga tidak bisa berenang dan langsung tenggelam. Meski rekan-rekannya sempat berupaya memberikan pertolongan, namun kedalaman embung membuat korban tidak dapat diselamatkan.

Baca Juga  Percepatan Infrastruktur Koperasi Desa Merah Putih di Dharmasraya, 25 Gedung Mulai Dibangun

Laporan kejadian diterima Unit Siaga SAR Solok Selatan dari warga setempat pada pukul 16.29 WIB.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim rescue yang berjumlah 5 orang personel langsung dikerahkan menuju lokasi kejadian dengan waktu tempuh sekitar satu jam perjalanan darat.

Proses Pencarian dan Evakuasi Setibanya di lokasi pada pukul 17.44 WIB, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari personel Basarnas, SAKA SAR, perangkat nagari, dan sekitar 20 orang masyarakat langsung melakukan koordinasi dan memulai pencarian.

“Pada pukul 22.30 WIB, tim SAR Gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia di sekitar lokasi awal kejadian (LKP). Pola pencarian dilakukan dengan metode penyelaman secara freediving dan manual,” jelas Abdul Malik.

Baca Juga  Menaker Yassierli Resmikan Sumur Bor di Koto Tangah Kota Padang

Setelah ditemukan, jenazah korban yang merupakan warga Sungai Durian, Kecamatan Sungai Pagu tersebut segera dievakuasi dan dibawa ke rumah duka.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai. Seluruh unsur yang terlibat, termasuk armada Rescue Carrier, LCR, dan peralatan SAR air lainnya, telah ditarik kembali ke satuan masing-masing pada pukul 22.45 WIB. Kantor SAR Padang secara resmi mengusulkan penutupan operasi SAR ini. (*)