SERUNI.CO – Sejumlah tokoh penting nasional dan daerah melawat langsung lokasi pengerjaan Proyek Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) Flyover Panorama I (Sitinjau Lauik I) di Sumatera Barat (Sumbar), Selasa (27/10/2026).
Para pejabat tersebut meliputi Kepala Badan Pengaturan BUMN, Dony Oskaria; Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade; Wali Kota Padang, Fadly Amran; Direktur Utama PT Hutama Karya (Persero), Koentjoro; serta Wakil Direktur Utama PT Hutama Karya (Persero), Sugeng Rochadi.
Proyek infrastruktur ini dieksekusi oleh PT Hutama Panorama Sitinjau Lauik (HPSL) bertindak sebagai Badan Usaha Pelaksana (BUP), yang digarap lewat Kerja Sama Operasi (KSO) antara PT Hutama Karya (Persero) dan PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI).
Agenda peninjauan ini sekaligus berfungsi mempererat konsolidasi dan koordinasi lintas pemangku kepentingan demi mengawal kelancaran proyek strategis di ranah Minang.
Turut membersamai rombongan dalam kunjungan tersebut Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat, Elsa Putra Friandi, S.T., M.Sc., M.Eng., bersama Direktur PT Hutama Panorama Sitinjau Lauik, Michael Arthur Paulus Rumenser, yang memaparkan detail perkembangan serta tahapan konstruksi di lapangan.
Berdasarkan data per 23 Oktober 2026, realisasi fisik pembangunan telah menyentuh angka 35,275%.
Progres ini ditandai dengan rampungnya struktur Jembatan 1 serta pelaksanaan erection girder pada Jembatan 3 segmen A1–P1 yang berlangsung tanggal 26–27 Oktober 2026.
Fokus pengerjaan berikutnya diarahkan ke Jembatan 2 serta tahapan teknis lanjutan demi mengejar target penyelesaian.
Proyek mercusuar ini juga mengaplikasikan bermacam teknologi canggih,seperti Lead Rubber Bearing (LRB), Structural Health Monitoring System (SHMS), drone LiDAR, Building Information Modeling (BIM), Common Data Environment (CDE), serta Augmented Reality (AR) guna memperkuat ketahanan struktur, mempermudah pengawasan, dan mengoptimalkan efisiensi konstruksi.
Di sela-sela peninjauannya, Dony Oskaria menegaskan bahwa proyek Flyover Panorama I (Sitinjau Lauik I) merupakan agenda prioritas pemerintah untuk menggenjot aspek konektivitas dan keselamatan mobilitas publik di Sumatra Barat.
Keberadaan jalur layang ini diproyeksikan sebagai solusi jangka panjang dalam memperlancar pergerakan warga serta distribusi logistik, yang pada akhirnya mendongkrak perekonomian lokal.
Dony turut menggarisbawahi krusialnya sinergi antar-stakeholder serta sokongan penuh dari masyarakat.
Mengusung filosofi lokal basamo-samo kito, ia mengajak seluruh elemen untuk bahu-membahu menyukseskan pembangunan agar manfaat jangka panjangnya bisa dinikmati oleh generasi mendatang.
Pada momentum yang sama, Dony melayangkan apresiasi tinggi bagi seluruh kru yang bertugas serta mengingatkan bahwa proyek monumental tersebut merupakan peninggalan bernilai tinggi bagi masa depan.
“Terima kasih untuk seluruh tim yang telah bekerja keras dan sangat baik. Apa yang kita lakukan saat ini adalah sebuah warisan yang akan dikenang oleh generasi berikutnya. Karena itu, lakukan dengan sepenuh hati. Insyaallah, ini akan menjadi amal ibadah bagi semua yang terlibat. Saya sangat bangga,” ungkap Dony.
Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama PT Hutama Karya (Persero), Koentjoro, menyatakan bahwa perusahaannya konsisten memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan Flyover Panorama I dengan menjunjung tinggi standar mutu, aspek keselamatan, serta tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance).
Komitmen ini diwujudkan lewat koordinasi intensif bersama seluruh instansi terkait guna memastikan proyek rampung sesuai jadwal.
“Pembangunan Flyover Panorama I merupakan bagian dari komitmen Hutama Karya dalam mendukung penyediaan infrastruktur yang aman dan andal. Kami terus memastikan setiap tahapan pekerjaan dilaksanakan dengan memperhatikan aspek kualitas dan keselamatan, serta berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar pembangunan berjalan lancar dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan konektivitas di Sumatera Barat,” ujar Koentjoro.
Sementara itu, Direktur PT Hutama Panorama Sitinjau Lauik, Michael Arthur Paulus Rumenser, menilai kunjungan para pejabat tinggi ini sebagai suntikan motivasi bagi perusahaannya dalam mengemban amanah sebagai Badan Usaha Pelaksana, sekaligus mempertegas komitmen mempersembahkan karya nyata bagi publik.
“Kunjungan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan dan mengawal pelaksanaan proyek secara bertanggung jawab. Kami berkomitmen memastikan pembangunan Flyover Panorama I berjalan dengan mengedepankan tata kelola, keselamatan, dan kualitas, sehingga ke depan dapat mendukung konektivitas yang lebih aman dan kelancaran mobilitas masyarakat serta logistik di Sumatera Barat,” ujar Michael.
Inisiasi pembangunan Flyover Panorama I (Sitinjau Lauik I) diinisiasi sebagai solusi krusial untuk memangkas risiko kecelakaan serta mengurai hambatan lalu lintas di jalur Sitinjau Lauik yang terkenal memiliki kontur ekstrem, tikungan tajam, serta tanjakan curam.
Kehadiran infrastruktur anyar ini diharapkan sanggup menawarkan alternatif jalur lintasan yang jauh lebih aman, memperkuat jaringan transportasi regional, serta menggairahkan roda perekonomian warga setempat.
PT Hutama Panorama Sitinjau Lauik terus menunjukkan komitmen penuh dalam mengawal jalannya proyek bersama para mitra strategis demi mewujudkan infrastruktur yang aman, kokoh, serta berkesinambungan.
Kehadiran Flyover Panorama I diyakini mampu mendongkrak standar keselamatan berkendara, memperkokoh integrasi antarwilayah , serta melancarkan arus distribusi logistik demi mengakselerasi pertumbuhan ekonomi regional Sumatra Barat.
Seluruh ikhtiar ini selaras dengan visi Asta Cita dalam memperkuat fondasi infrastruktur serta meratakan pembangunan di seluruh penjuru negeri.












