BeritaHeadline

Banjir Genangi Permukiman dan Jalan di Sungai Pua Agam

×

Banjir Genangi Permukiman dan Jalan di Sungai Pua Agam

Sebarkan artikel ini

SERUNI.CO – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Agam memicu terjadinya bencana banjir di Nagari Padang Laweh, Kecamatan Sungai Pua, pada Minggu, (1/11/2026) siang.

Peristiwa ini sempat merendam badan jalan, area permukiman warga, serta lahan pertanian akibat tersumbatnya saluran air (polongan).

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Rahmad Lasmono, melalui keterangan resminya menyampaikan bahwa laporan kejadian tersebut diterima pihak BPBD pada pukul 14.15 WIB setelah mendapat informasi dari Pemerintah Nagari setempat.

“Banjir terjadi akibat curah hujan tinggi yang menyebabkan polongan tersumbat oleh material lumpur dan sampah. Akibatnya, aliran air meluap ke badan jalan, permukiman, dan lahan pertanian warga,” ujar Rahmad Lasmono, Minggu (1/11/2026).

Kronologi dan Dampak Kejadian

Rahmad Lasmono, Kalaksa BPBD Agam menjelaskan, bahwa penyebabnya adalah hujan lebat disertai tumpukan material lumpur dan sampah yang menyumbat polongan, membuat air meluber keluar saluran.

Baca Juga  Jalan di Palembayan Kabupaten Agam Putus Total Akibat Longsor

“Genangan air meluas ke badan jalan raya, mengganggu aktivitas warga di permukiman, serta merendam sebagian lahan pertanian di sekitar lokasi,” tuturnya.

Waktu kejadian siang hari ini, pukul 13.50 WIB, di Nagari Padang Laweh, Kecamatan Sungai Pua, Kabupaten Agam.

Langkah Cepat dan Penanganan BPBD Agam

Menanggapi laporan bencana tersebut, BPBD Kabupaten Agam bersama unsur terkait langsung bergerak cepat melakukan sejumlah langkah penanggulangan:

“Berkoordinasi secara intensif dengan pihak Pemerintah Kecamatan Sungai Pua dan Pemerintah Nagari Padang Laweh,” tuturnya.

“Tim melakukan peninjauan lapangan guna mendata tingkat kerusakan serta dampak yang ditimbulkan akibat luapan air, warga setempat bahu-membahu membersihkan material sampah dan lumpur yang menyumbat polongan agar aliran air kembali normal,” sambungnya.

Baca Juga  Akses Bukittinggi–Matur Tertutup Longsor di Kelok S Agam, Lalu Lintas Dialihkan

Kondisi Terkini di Lokasi

Berkat kesigapan warga dan aparat setempat, situasi di Nagari Padang Laweh kini sudah mulai kondusif.

“Saluran air atau polongan telah dibersihkan oleh masyarakat, sehingga aliran air kembali lancar dan genangan banjir telah surut sepenuhnya. Untuk penanganan lanjutan berupa pembersihan sisa-sisa material lumpur yang masih menempel di badan jalan,Pemerintah Nagari telah berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Agam,” kata Rahmad Lasmono.

BPBD Agam terus mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di daerah rawan bencana, untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem seiring meningkatnya intensitas hujan akhir-akhir ini. (*)