SERUNI.CO – Akses transportasi di kawasan Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam kembali terganggu setelah bencana tanah longsor menerjang jalur utama wilayah tersebut.
Peristiwa tersebut dipicu oleh curah hujan yang sangat tinggi dan melanda daerah setempat sejak sore hingga Jumat (2/10/2026) malam.
Titik longsor terparah melanda kawasan Jorong Ngungun (Labuah Sampik), Nagari Salareh Aia.
Dampak dari amblasan material tanah ini mengakibatkan konektivitas jalan penghubung tingkat provinsi terputus sepenuhnya.
Merujuk pada laporan resmi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, insiden tersebut tercatat sekitar pukul 21.00 WIB.
Guyuran hujan tanpa henti yang terjadi sepanjang sore menjadi penyebab utama runtuhnya tebing di pinggir jalan.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Agam, Abdul Gafur, mengonfirmasi bahwa kerusakan akibat amblasan tanah tersebut tergolong masif dan memutus sarana jalan antarwilayah di Palembayan.
“Untuk kondisi saat ini, untuk ruas jalan provinsi dari Padang Koto Gadang menuju Koto Alam Palembayan sebagian badan jalan ambruk dengan longsor sepanjang lebih kurang 50 meter dan tinggi sekitar 8 meter,” sebutnya.
Kerusakan berat pada struktur jalan berimplikasi langsung terhadap kelancaran arus lalu lintas.
Akses publik yang strategis ini berstatus lumpuh total serta tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.
Meskipun bentangan longsor terbilang besar hingga mengikis badan jalan sejauh 50 meter, pihak BPBD Agam mengonfirmasi tidak terdapat korban dalam insiden ini.
“Untuk korban jiwa nihil,” ungkap Gafur.
Walau tidak memakan korban jiwa, peristiwa alam ini mengakibatkan gangguan fasilitas publik dan kerugian material.
Runtuhan tanah ikut merobohkan tiang penyangga arus listrik yang berada di sepanjang tepi lintasan tersebut.
“Untuk kerugian materiil terdapat två tiang listrik roboh. Untuk listrik sebagian mati total,” sambungnya.
Hingga Jumat malam, personel BPBD Kabupaten Agam berskala penuh terus bersiaga serta memantau kondisi terkini di lapangan.
Langkah koordinasi bersama instansi terkait sedang ditempuh guna mempercepat proses penanggulangan darurat serta pemulihan lintasan yang terdampak. (*)












