BeritaHeadline

Tiga Petani Agam Tersambar Petir, Satu Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

×

Tiga Petani Agam Tersambar Petir, Satu Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi tiga petani di Kabupaten Agam tersambar petir, satu di antaranya meninggal dunia. (Foto: Seruni.co/AI Gemini)

SERUNI.CO – Insiden maut akibat cuaca buruk menimpa tiga orang petani di Jorong Balai Panjang, Nagari Gadut, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam.

Ketiganya dilaporkan tersambar petir saat sedang beraktivitas di area persawahan, Rabu sore (22/4/2026).

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Agam, Abdul Ghafur, mengonfirmasi bahwa peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB.

Akibat kejadian ini, satu orang korban dinyatakan meninggal dunia di tempat, sementara dua lainnya harus dilarikan ke rumah sakit.

Kronologi Kejadian di Persawahan

Peristiwa bermula ketika para korban sedang bekerja sama memperbaiki saluran air di tengah sawah.

Baca Juga  Resmi Dibuka, Japan Career Center UNP Jembatani Karier ke Jepang

Saat itu, wilayah Tilatang Kamang tengah diguyur hujan lebat yang disertai petir kuat. Kilatan petir secara tiba-tiba menyambar ketiga petani yang berada di area terbuka tanpa perlindungan.

“Para korban sedang memperbaiki saluran air di sekitar sawah Balai Panjang. Cuaca saat itu memang sedang hujan disertai petir,” ungkap Abdul Ghafur dalam keterangan resminya.

Identitas dan Kondisi Korban

Berdasarkan data dari pihak berwenang, identitas para korban adalah sebagai berikut:

  • S (51): Petani asal Panca Karya Balai Panjang III Kampung, Nagari Gadut. Korban dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis setelah sempat dilarikan ke RS Achmad Muchtar (RSAM) Bukittinggi. Saat ini jenazah sudah berada di rumah duka.

  • DAS (30): Mengalami luka-luka dan sedang menjalani perawatan intensif di RSAM Bukittinggi.

  • E (62): Mengalami luka-luka dan kini dalam penanganan medis di RSAM Bukittinggi.

Baca Juga  Kebakaran di Palupuh Agam Ludeskan Rumah Permanen dan Satu Unit Mobil

Menyikapi peristiwa ini, BPBD Kabupaten Agam mengeluarkan peringatan kepada masyarakat luas, khususnya bagi mereka yang sering beraktivitas di luar ruangan.

Warga diminta untuk segera mencari tempat berlindung yang aman apabila cuaca buruk mulai terjadi, terutama saat berada di lokasi terbuka seperti sawah maupun perkebunan guna menghindari risiko serupa. (*)