Entertainment

Bernadya Rilis Rabun Jauh, Lagu Galau Menuju Album Kedua

×

Bernadya Rilis Rabun Jauh, Lagu Galau Menuju Album Kedua

Sebarkan artikel ini
Penyanyi Bernadya. (Foto: Istimewa)

SERUNI.CO – Penyanyi sekaligus penulis lagu, Bernadya, resmi meluncurkan karya terbaru berjudul Rabun Jauh, Senin 13 April 2026 kemarin.

Perilisan single ini merupakan langkah awal menuju peluncuran album keduanya yang dijadwalkan hadir dalam waktu dekat.

Lagu Rabun Jauh digarap melalui kolaborasi apik antara Bernadya dengan musisi Rendy Pandugo dan Mohammed Kamga.

Karya ini mengangkat tema yang sederhana namun sarat akan emosi, yakni tentang kerinduan mendalam terhadap seseorang yang kini tidak lagi berada di dekatnya.

Sudut Pandang Kerinduan yang Mendalam

Secara konseptual, lagu ini mengambil sudut pandang seorang penyanyi yang sedang berada di atas panggung.

Baca Juga  Fadhil Syawal Rilis Lagu Pop Minang Melayu Rantau Manahan Pulang

Ia menaruh harapan besar untuk menemukan sosok penting di tengah kerumunan penonton, namun kenyataan pahit menunjukkan bahwa orang tersebut tidak pernah hadir.

Dalam keterangan resminya, Bernadya menjelaskan bahwa lagu ini merupakan representasi dari perasaan menunggu sekaligus proses menerima realitas.

“Lagu ini menggambarkan perasaan menunggu dan menerima kenyataan pahit. Terkadang seseorang memilih ‘tidak melihat’ untuk mengurangi rasa sakit, namun pada akhirnya harus menghadapi kenyataan tersebut,” ujar Bernadya.

Aransemen Intim dan Visual Metaforis

Dari segi musikalitas, Rabun Jauh mengusung aransemen balada yang minimalis dan intim.

Baca Juga  El Rumi dan Syifa Hadju Resmi Menikah, Usung Konsep Akad Intimate

Pendekatan ini sengaja dilakukan untuk menonjolkan kekuatan vokal serta lirik emosional yang selama ini menjadi ciri khas dari karya-karya Bernadya.

Kehadiran lagu ini juga memicu perbincangan hangat di media sosial. Selain karena liriknya yang menyentuh hati, konsep visual yang menyertai perilisan ini turut mencuri perhatian.

Bernadya menampilkan gambar-gambar buram sebagai representasi metaforis dari makna rabun yang diangkat dalam judul lagunya. (*)