Ensiklopedia

5 Bahaya Sering Begadang Bagi Kesehatan Dampak Buruk Ganggu Mental

×

5 Bahaya Sering Begadang Bagi Kesehatan Dampak Buruk Ganggu Mental

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi begadang main handphone. (Foto: Seruni.co/AI)

SERUNI.CO – Rutinitas harian yang padat, tuntutan pekerjaan yang terus mengejar, hingga kebiasaan asyik scrolling media sosial di gawai acap kali bikin lupa waktu dan berujung tidur larut malam.

Bagi sebagian orang, mengurangi porsi tidur mungkin dipandang sepele.

Padahal, kebiasaan begadang menyimpan ancaman laten yang dapat merusak kesehatan apabila terus dibiarkan dalam jangka panjang.

Satu hal yang patut dipahami, tidur bukanlah kegiatan pasif semata. Saat kita terlelap, tubuh justru giat bekerja memulihkan sel-sel rusak, menyelaraskan keseimbangan hormon, serta menyempurnakan kerja otak dan sistem kekebalan tubuh.

Maka dari itu, saat porsi tidur malam terpotong, organ-organ tubuh secara otomatis kehilangan momen untuk melakukan “servis berkala”.

Dampaknya, kinerja organ menjadi tidak maksimal dan ancaman berbagai penyakit pun meningkat.

5 Dampak Begadang dan Tidur Larut Malam

Supaya kebiasaan ini tidak kebablasan, berikut sejumlah dampak buruk begadang bagi kesehatan yang perlu diwaspadai:

Baca Juga  Bahaya Jam Tidur Terbalik dan Dampaknya bagi Kesehatan Tubuh

1. Mengacaukan Kesehatan Mental

Dampak kurang tidur langsung berimbas pada fungsi otak. Kemampuan konsentrasi akan merosot tajam, emosi menjadi labil, dan kesulitan dalam mengambil keputusan.

Pada kondisi tertentu, kurang tidur turut dikaitkan dengan naiknya risiko gangguan kecemasan, depresi, tindakan impulsif, hingga memperburuk indikasi gangguan bipolar.

Pada tingkat yang parah, seseorang bahkan dapat mengidap halusinasi lantaran kurang tidur berkepanjangan.

2. Memicu Diabetes dan Penyakit Jantung

Kecukupan istirahat merupakan kunci utama menjaga sistem metabolisme dan daya tahan tubuh tetap optimal.

Sebaliknya, gemar begadang dapat mengganggu kinerja hormon pengatur gula darah sekaligus memicu peradangan internal.

Apabila pola ini terus berlanjut, risiko terkena diabetes tipe 2, hipertensi, hingga penyakit jantung bakal membengkak.

3. Bikin Berat Badan Gampang Naik

Munculnya rasa lapar di tengah malam saat begadang bukanlah tanpa alasan. Kurang tidur terbukti mengacaukan keselarasan hormon leptin dan ghrelin yang mengatur sinyal kenyang serta lapar.

Baca Juga  Cekcok Jaga Malam, Pria di Gunung Sarik Padang Tewas Ditusuk

Alhasil, dorongan untuk makan menjadi lebih sering, mengidam makanan tinggi kalori, dan memicu rasa malas beraktivitas di hari berikutnya.

Perpaduan kondisi inilah yang melambungkan risiko obesitas dalam jangka panjang.

4. Meningkatkan Risiko Stroke

Detak jantung yang tidak beraturan pascabegadang sebaiknya tidak dianggap remeh. Kebiasaan tidur larut malam berhubungan erat dengan melonjaknya tekanan darah.

Jika tidak ditangani, situasi ini sanggup memicu risiko stroke maupun serangan jantung, khususnya bagi individu yang telah memiliki riwayat hipertensi atau kolesterol tinggi.

5. Mengganggu Produksi Hormon Penting

Sebagian besar hormon penting diproduksi tubuh sewaktu kita beristirahat. Salah satunya yakni hormon pertumbuhan yang berfungsi memperbaiki jaringan tubuh dan membangun massa otot.

Khusus bagi pria, imbas kurang tidur ini juga sanggup menurunkan taraf produksi hormon testosteron yang berdampak langsung pada kesehatan reproduksi serta kebugaran fisik.