Berita

Yonnarlis Tinjau Jalan Rusak Simpang Balai Tingga di Nagari Pitalah

×

Yonnarlis Tinjau Jalan Rusak Simpang Balai Tingga di Nagari Pitalah

Sebarkan artikel ini

SERUNI.CO – Anggota DPRD Kabupaten Tanah Datar dari Fraksi PKB, Yonnarlis, merespons cepat keluhan masyarakat terkait kerusakan infrastruktur jalan di Nagari Pitalah, Kecamatan Batipuh, Kamis (7/5/2026).

Ia turun langsung meninjau ruas jalan Simpang Balai Tingga–Jambak–Sulayan yang kondisinya kian memprihatinkan.

Peninjauan ini dilakukan setelah adanya laporan mengenai jalan berlubang yang sering memicu kecelakaan lalu lintas.

Dalam kunjungan tersebut, Yonnarlis didampingi oleh Wali Nagari Pitalah, Kamili Dt Marajo, yang menyampaikan aspirasi warga agar perbaikan segera dilakukan.

Akses Utama Masyarakat yang Rusak Selama Tiga Tahun

Menurut Kamili Dt Marajo, ruas jalan tersebut merupakan urat nadi transportasi masyarakat menuju perkampungan, nagari, hingga kecamatan.

Baca Juga  Prakiraan Cuaca Padang Hari Ini, BMKG Imbau Warga Waspadai Hujan Ringan

Sayangnya, kondisi rusak ini sudah dibiarkan selama lebih dari tiga tahun tanpa penanganan serius.

“Jalan ini sudah lebih tiga tahun rusak. Jalan berlubang dan sudah beberapa kali terjadi kecelakaan,” ungkap Kamili.

Ia menambahkan bahwa selain membahayakan pengendara sepeda motor, kerusakan jalan ini juga menghambat kelancaran aktivitas pendidikan dan roda perekonomian warga di wilayah tersebut.

Respon Dinas PUPR: Segera Dilakukan Penambalan

Menanggapi kondisi di lapangan, Yonnarlis langsung menjalin koordinasi dengan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tanah Datar, Mustika Suarman.

Baca Juga  Sesosok Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Danau Singkarak

Pihak Dinas PUPR merespons dengan menurunkan tim untuk melakukan survei lokasi secara mendetail.

Sebagai langkah awal penanganan darurat, Mustika Suarman menyatakan akan segera melakukan perbaikan pada titik-titik yang dinilai paling berisiko bagi keselamatan pengguna jalan.

“Hasil survei di lapangan akan dilakukan patching atau penambalan pada jalan yang rusak dan berlubang,” jelas Mustika Suarman.

Ia menekankan bahwa penanganan cepat sangat diperlukan guna meminimalisir risiko kecelakaan lebih lanjut.

Di sisi lain, Yonnarlis menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses teknis di lapangan hingga jalan tersebut benar-benar layak dan aman dilalui kembali oleh masyarakat. (*)