SERUNI.CO – Laga sengit perebutan tempat ketiga cabang olahraga sepak bola Porprov XVI Sumatera Barat (Sumbar) 2026 yang berlangsung di Stadion Utama Sumatera Barat, Padang Pariaman, Rabu (14/10/2026) pagi, berakhir manis bagi Kabupaten Tanah Datar.
Skuad Tanah Datar sukses mengamankan medali perunggu usai menundukkan Kota Padang dengan skor tipis 1-0.
Kemenangan krusial Tanah Datar dikunci lewat gol tunggal M. Nofal Tahir pada menit ke-75 melalui skema serangan balik yang mematikan.
Hasil ini menempatkan Tanah Datar di posisi ketiga podium, sementara Kota Padang harus pulang tanpa membawa medali.
Pertandingan langsung berjalan sengit sejak menit awal babak pertama. Tim Kota Padang di bawah racikan pelatih Dodi Hirwan melancarkan gempuran bertubi-tubi ke lini belakang lawan mengandalkan aksi penetrasi Satria Pratama dan Isryadul Fikri.
Kendati demikian, benteng pertahanan Tanah Datar tampil sangat disiplin sehingga sanggup mematahkan berbagai ancaman yang dibangun anak-anak Kota Padang.
Di sisi lain, strategi pragmatis diterapkan oleh pelatih Tanah Datar, Gusnedi Adang. Timnya memilih tampil lebih sabar sembari menantikan celah untuk melancarkan counter-attack.
Kombinasi pergerakan Revan Ardiansyah dan M. Nofal Tahir berulang kali merepotkan barisan pertahanan Kota Padang yang dipimpin Muhammad Rafka.
Jual beli serangan terus terjadi di sepanjang paruh pertama. Namun, hingga jeda turun minum, belum ada satu pun peluang yang berhasil dikonversi menjadi gol, menjaga skor tetap kacamata 0-0.
Awal babak kedua dimanfaatkan Kota Padang untuk menyegarkan opsi serangan. Sang pelatih memutuskan memasukkan David Silva dan Frans Maulana guna mendongkrak daya gedor tim.
Kendati terus mengurung area pertahanan lawan demi memecah kebuntuan, kelengaian justru menghampiri barisan belakang Kota Padang saat asyik menyerang.
Momen penentu hadir pada menit ke-75. Memanfaatkan skema serangan balik cepat, M. Nofal Tahir sukses melesakkan bola ke dalam gawang Kota Padang dan mengubah papan skor menjadi 1-0 untuk keunggulan Tanah Datar.
Merespons ketertinggalan tersebut, Kota Padang menaikkan tempo permainan demi mencetak gol penyeimbang.
Tensi pertandingan meningkat jelang laga usai ketika Kota Padang sempat menggetarkan jala gawang lawan memanfaatkan situasi sepak pojok.
Akan tetapi, kepemimpinan wasit Bayu Pratama menganulir gol tersebut karena menilai telah terjadi pelanggaran terlebih dahulu sebelum bola melintasi garis gawang.
Keputusan tegas wasit menjaga keunggulan Tanah Datar hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan dibunyikan.
Skor 1-0 menjadi hasil akhir yang memastikan medali perunggu Porprov XVI Sumbar 2026 berlabuh ke Kabupaten Tanah Datar.












