Berita

Sesosok Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Danau Singkarak

×

Sesosok Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Danau Singkarak

Sebarkan artikel ini

SERUNI.CO – Perairan Danau Singkarak, khususnya di kawasan Tanjung Mutiara, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, dihebohkan dengan penemuan jasad manusia tanpa identitas (Mr. X), Selasa (21/7/2026).

Tim SAR gabungan yang bergerak ke lokasi berhasil mengevakuasi jenazah yang ditemukan dalam kondisi mengapung tersebut.

Melalui keterangan tertulisnya, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Padang, Abdul Malik, menyampaikan bahwa informasi awal penemuan mayat tersebut diperoleh dari laporan seorang relawan bernama Zaenal Efendi pada pukul 09.20 WIB.

“Sebelumnya, warga setempat menemukan jasad korban mengapung di danau sekitar pukul 09.09 WIB dan segera meminta bantuan evakuasi kepada Unit Pencarian dan Pertolongan (SAR) Tanah Datar,” jelasnya.

Baca Juga  FISIP UNAND Dorong Sinergi Guru dan Orang Tua di TK Mutiara Ananda

Kronologi dan Proses Evakuasi

Merespons laporan masyarakat, Abdul Malik menjelaskan bahwa empat personel tim rescue dari Unit SAR Tanah Datar diberangkatkan ke lokasi kejadian pada pukul 09.29 WIB.

Setelah tiba di tempat kejadian pada pukul 10.11 WIB, tim melakukan koordinasi bersama unsur-unsur terkait di lapangan sebelum memulai tindakan evakuasi.

“Sekitar pukul 11.00 WIB, tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi korban dan selanjutnya membawa jasad tersebut ke RSUD Kota Padang Panjang untuk penanganan lebih lanjut. Hingga proses evakuasi selesai, identitas korban masih belum diketahui,” katanya.

Baca Juga  Dihantam Ombak Besar di Bukit Lampu Padang, Dua Pemancing Terjatuh ke Laut

Penutupan Operasi SAR dan Keterlibatan Unsur Gabungan

Rangkaian proses evakuasi resmi berakhir dan dilanjutkan dengan sesi debriefing oleh seluruh pihak yang terlibat pada pukul 11.29 WIB.

Dalam kesempatan tersebut, disampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada jajaran yang bertugas, sekaligus mengusulkan penutupan operasi SAR secara resmi.

“Operasi ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya Unit SAR Tanah Datar, TNI dan Polri , BPBD Tanah Datar, Dinas Kesehatan Tanah Datar dan Padang Panjang, Kelompok Siaga Bencana serta masyarakat setempat yang turut membantu sebanyak 20 orang,” tutupnya. (*)