Olahraga

Tak Didaftarkan ke Porprov XVI Sumbar 2026, Atlet Sepak Bola Bukittinggi Luapkan Kekecewaan

×

Tak Didaftarkan ke Porprov XVI Sumbar 2026, Atlet Sepak Bola Bukittinggi Luapkan Kekecewaan

Sebarkan artikel ini
Atlet sepak bola Kota Bukittinggi kecewa tidak ikut dalam Poprov Sumbar 2026. (Foto: Tangkapan Layar Vidio)

SERUNI.CO – Kontingen atlet sepak bola Kota Bukittinggi dipastikan tidak dapat berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat (Sumbar) 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 2 hingga 14 Oktober 2026.

Keputusan tersebut memicu kekecewaan mendalam bagi para atlet muda yang telah mempersiapkan diri selama berbulan-bulan.

Rasa kecewa tersebut lantaran para atlet telah menjalani pemusatan latihan secara mandiri selama tiga bulan terakhir tanpa adanya dukungan pembiayaan dari Pemerintah Kota (Pemko) maupun Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bukittinggi.

Kendati demikian, perjuangan mandiri mereka harus berakhir pahit setelah nama tim sepak bola Bukittinggi resmi tidak terdaftar sebagai peserta Porprov XVI Sumbar 2026.

Salah seorang perwakilan atlet menyampaikan rasa kecewanya atas situasi yang dinilai merugikan masa depan dan semangat pembinaan atlet muda di Kota Wisata tersebut melalui media sosial.

Baca Juga  Porprov XVI Sumbar 2026, Cabor Muaythai Padang Pariaman Puncaki Perolehan Emas

“Saya sangat kecewa kepada KONI Kota Bukittinggi, karena kami sudah lama bersiap di sini selama tiga bulan tanpa uang saku, tanpa bantuan apapun. Kami rela kerja keras demi mengharumkan nama Kota Bukittinggi,” ungkapnya.

Ia menambahkan, selama persiapan, para pemain telah mengorbankan banyak hal, mulai dari waktu pendidikan hingga kebersamaan dengan keluarga.

“Sudah banyak yang kami korbankan, terutama waktu, tenaga, kebersamaan sekolah, dan kebersamaan dengan keluarga. Semua kami tinggalkan demi mengharumkan nama Kota Bukittinggi. Kami sangat berharap Ketua KONI dapat membuka hati untuk memberikan kami jalan agar bisa mengikuti Porprov tahun 2026 ini,” tambahnya.

Baca Juga  Delapan Klub Liga Indonesia Terkena Sanksi Larangan Transfer FIFA Termasuk Semen Padang FC

Senada dengan hal tersebut, atlet lainnya juga meluapkan rasa kekecewaan serupa terkait pengorbanan materi maupun fisik yang telah mereka keluarkan selama masa latihan.

“Pastinya kami sangat kecewa karena banyak yang sudah dikorbankan. Kami hanya ingin meraih prestasi di Porprov 2026 dan mengharumkan nama kota. Pengorbanan kami tidak sedikit, baik dari segi uang, tenaga, maupun waktu,” tuturnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak KONI Bukittinggi maupun Pemko Bukittinggi mengenai alasan teknis atau administratif di balik tidak terdaftarnya cabang olahraga sepak bola dalam ajang olahraga bergengsi tingkat provinsi tersebut.