Olahraga

Delapan Klub Liga Indonesia Terkena Sanksi Larangan Transfer FIFA Termasuk Semen Padang FC

×

Delapan Klub Liga Indonesia Terkena Sanksi Larangan Transfer FIFA Termasuk Semen Padang FC

Sebarkan artikel ini
Semen Padang FC. (Foto: Istimewa)

SERUNI.CO – Otoritas sepak bola tertinggi di dunia, FIFA, secara resmi menjatuhkan hukuman berat kepada delapan klub yang berkompetisi di kancah Liga Indonesia.

Tim-tim yang terkena jerat sanksi ini berasal dari berbagai tingkatan kompetisi nasional, mulai dari kasta Liga 1, Liga 2, hingga kompetisi Liga 3.

Berdasarkan rekam data yang ada, salah satu klub bahkan tercatat sudah menyandang status sanksi sejak tahun 2022 silam akibat sengketa internal yang belum kunjung diselesaikan hingga saat ini.

Adapun akar persoalan dari munculnya hukuman ini diduga kuat bersumber dari ketidakmampuan pihak manajemen klub dalam menuntaskan permasalahan tunggakan pembayaran gaji pemain atau urusan kompensasi terkait pemutusan kontrak kerja.

Melihat sebaran kasus yang masuk ke FIFA, nama PSBS Biak mencuat sebagai tim dengan jumlah aduan terbanyak dari pemain asing lewat koleksi sembilan laporan.

Di posisi berikutnya diikuti oleh PSIS Semarang dengan catatan dua laporan, sedangkan untuk kesebelasan Semen Padang FC serta Persib Bandung masing-masing mengantongi satu berkas laporan aduan.

Di sudut lain, daftar klub yang diidentifikasi sudah terlampau lama tidak menunaikan kewajiban finansialnya kepada para pemain meliputi Kalteng Putra, Persiwa Wamena, beserta PSCS Cilacap.

Baca Juga  Semen Padang FC Terdesak, Persib Bandung Turunkan Kekuatan Penuh di Haji Agus Salim

Dampak langsung dari adanya hukuman bagi deretan tim Liga 1 dan Liga 2 yang belum melunasi kewajiban finansial kepada para pemainnya tersebut adalah pemblokiran hak pendaftaran pemain baru.

Imbas ini tentu menjadi ganjalan besar mengingat agenda bursa transfer untuk kompetisi Liga 1 dan Liga 2 musim 2026/2027 dijadwalkan bakal resmi dibuka pada rentang tanggal 28 Juli hingga 30 September 2026.

Sementara itu, untuk jendela transfer paruh musim baru akan bergulir pada 6 Januari 2027 sampai dengan 2 Februari 2027.

Di sisi lain, jadwal sepak mula (kick off) untuk kompetisi kasta tertinggi Liga 1 sudah ditetapkan mulai 4 September 2026, yang kemudian disusul oleh pelaksanaan Liga 2 pada 18 September 2026.

Berikut adalah draf lengkap beserta rincian sanksi dan durasi larangan periode pendaftaran pemain yang dirilis oleh FIFA:

  • Persiwa Wamena: Masuk daftar laporan sejak tanggal 12 Mei 2022, dengan sanksi berupa pembatasan jumlah periode pendaftaran yang berlaku konstan sampai hukuman tersebut dicabut.

  • PSBS Biak: Diberondong rangkaian laporan yang masuk pada 20 Oktober 2025, 6 November 2025, 13 Desember 2025, dua laporan terpisah pada 21 Januari 2026, dua laporan pada 23 Januari 2026, serta aduan susulan pada 8 April 2026, 21 April 2026, dan terakhir 11 Mei 2026. Atas akumulasi tersebut, klub dijatuhi hukuman berupa larangan melakukan aktivitas pendaftaran pemain sebanyak 3 periode bursa transfer.

  • PSM Makassar: Dilaporkan masuk pada tanggal 22 Mei 2026, dengan sanksi hukuman berupa larangan pendaftaran pemain di sepanjang 3 periode transfer.

  • PSIS Semarang: Mengantongi berkas pengaduan tertanggal 28 Mei 2026 dan 29 Mei 2026, di mana masing-masing berkas menjatuhkan sanksi berupa larangan aktivitas pendaftaran transfer selama 2 periode.

  • Semen Padang FC: Resmi dilaporkan masuk pada 29 Mei 2026, dengan konsekuensi hukuman berupa sanksi larangan beraktivitas di dalam 3 periode bursa transfer.

  • Persib Bandung FC: Berkas pengaduan tercatat masuk pada 29 Mei 2026, dengan ganjaran hukuman berupa pemblokiran pendaftaran yang masanya berlaku sampai sanksi resmi dicabut.

  • PSCS Cilacap: Masuk daftar pelaporan tertanggal 28 Oktober 2025, dengan jerat hukuman berupa larangan beraktivitas di bursa transfer selama 3 periode.

  • Kalteng Putra FC: Berkas laporan aduan resmi tercatat masuk pada tanggal 21 Januari 2026. (*)

Baca Juga  Semen Padang FC Resmikan Jersey Kandang Musim 2026/2027 Berunsur Budaya Minangkabau