SERUNI.CO – SiteMinder, platform perdagangan hotel terkemuka di dunia, resmi mengumumkan kapabilitas platform dan kemitraan strategis baru untuk memperluas distribusi hotel ke era kecerdasan buatan (AI).
Inovasi ini dirancang agar 53.000 hotel di 150 negara yang tergabung dalam jaringan SiteMinder tetap kompetitif dalam ekosistem perencanaan perjalanan berbasis AI yang kian pesat.
Pengumuman ini sejalan dengan temuan dalam Changing Traveller Report 2026 milik SiteMinder, yang mengungkapkan bahwa 80% wisatawan kini menginginkan bantuan AI dalam proses pemesanan akomodasi.
SiteMinder mewujudkan transformasi ini melalui pengembangan pada dua solusi distribusi utamanya:
-
Demand Plus (Fokus Pemesanan Langsung): Solusi ini kini dikembangkan melampaui kanal metasearchkonvensional seperti Google dan TripAdvisor. Demand Plus kini menjangkau ekosistem percakapan AI seperti ChatGPT dan Claude. Melalui integrasi ini, wisatawan bisa mendapatkan rekomendasi yang relevan, harga real-time, dan menyelesaikan pemesanan langsung di situs resmi hotel.
-
Channels Plus (Fokus Distribusi Multi-Channel): Melalui saluran ini, Online Travel Agency (OTA) dan perantara yang didukung AI mendapatkan akses ke inventaris SiteMinder. Seluruh proses, mulai dari pencarian hingga konfirmasi pemesanan, berlangsung di dalam platform mitra dengan data yang diteruskan secara otomatis ke sistem hotel melalui SiteMinder.
Dalam inisiatif ini, SiteMinder menggandeng DirectBooker sebagai mitra permintaan AI perdana.
DirectBooker berperan penting dalam menghubungkan tarif hotel secara real-time ke berbagai platform AI, baik yang sudah mapan maupun yang baru muncul, guna memastikan hotel mendapatkan manfaat maksimal dari pergeseran tren ini.
“Seiring pesatnya penemuan hotel yang didorong AI, kami memperluas Demand Plus dan Channels Plus untuk memberikan properti cara baru agar ditemukan dan mengonversi permintaan,” ujar Sankar Narayan, CEO dan Managing Director SiteMinder.
Didukung Teknologi Model Context Protocol (MCP)
Perluasan produk ini didukung oleh standar teknis Model Context Protocol (MCP).
Teknologi ini memungkinkan platform AI mengakses data hotel secara langsung dan akurat, menggantikan informasi statis atau usang yang selama ini menjadi kendala dalam akurasi AI.
Sanjay Vakil, CEO dan Co-Founder DirectBooker, menambahkan bahwa kemitraan ini memastikan hotel menjadi pihak yang paling diuntungkan dari pergeseran gaya pencarian generasi baru.
Senada dengan itu, Norman Arundel dari grup EVT menyambut baik langkah ini sebagai peluang signifikan di industri perhotelan untuk menampilkan informasi tepat di saat yang tepat.
Dengan mengelola lebih dari 300 juta malam kamar setiap tahunnya, SiteMinder kini memosisikan diri sebagai jembatan utama bagi industri perhotelan untuk memasuki era distribusi perjalanan berbasis kecerdasan buatan. (*)












