Berita

Fadly Amran Tinjau Rehabilitasi Lahan Sawah 102 Hektare di Kuranji

×

Fadly Amran Tinjau Rehabilitasi Lahan Sawah 102 Hektare di Kuranji

Sebarkan artikel ini

SERUNI.CO – Wali Kota Fadly Amran melakukan peninjauan langsung terhadap proyek rehabilitasi lahan persawahan yang terdampak bencana banjir di kawasan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji, Senin (20/4/2026).

Langkah ini diambil guna memastikan pemulihan sektor pertanian di wilayah tersebut berjalan sesuai target.

Dalam kunjungannya, Fadly Amran memantau progres pengerjaan yang melibatkan kolaborasi antara masyarakat setempat melalui aksi gotong royong dan dukungan alat berat.

Program ini merupakan respons cepat pemerintah terhadap kerusakan infrastruktur pertanian pascabencana.

Dukungan Pusat dan Gotong Royong Warga

Wali Kota menjelaskan bahwa pembiayaan rehabilitasi ini bersumber dari bantuan kementerian yang telah diterima Pemerintah Kota Padang sekitar satu minggu yang lalu.

“Rehabilitasi lahan persawahan masyarakat ini merupakan bantuan dari kementerian yang sampai ke Kota Padang sekitar satu minggu yang lalu. Dan ini sudah langsung digotong royongkan oleh masyarakat dan ditambah beberapa alat berat,” ujar Fadly Amran.

Baca Juga  Menko PM dan Fadly Amran Lepas 2.530 Mahasiswa KKN UIN-IB

Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kota untuk mendorong percepatan penyelesaian fisik di lapangan agar para petani dapat kembali mengolah lahan mereka yang sempat rusak atau tertimbun material banjir.

“Mudah-mudahan ini secepatnya bisa diselesaikan, kemudian lahannya bisa kembali subur. Baik melalui pengolahan tanah, maupun perbaikan irigasi dan hal lainnya agar hasilnya maksimal,” tambahnya.

Perhatian Khusus bagi Petani Terdampak

Fadly Amran menyadari beban berat yang dipikul para petani pascabencana. Kerusakan lahan yang signifikan memaksa warga mencari alternatif penghidupan lain selama masa pemulihan.

Oleh karena itu, ia menginstruksikan jajaran dinas terkait hingga camat untuk memberikan perhatian penuh dalam meringankan beban masyarakat.

“Kita minta kepada dinas terkait dan camat agar benar-benar memperhatikan kondisi para petani ini. Selama beberapa bulan pascabencana, mereka tentu mengalami kesulitan dan harus mencari alternatif penghidupan. Maka percepatan rehabilitasi ini sangat penting,” tegas Wali Kota.

Baca Juga  10 Pelajar Padang Ikuti Seleksi Paskibraka Nasional Tahun 2026

Alokasi Anggaran dan Sasaran Lahan

Di lokasi yang sama, Kepala Dinas Pertanian Kota Padang, Yoice Yulian, memaparkan rincian teknis mengenai program ini.

Ia menyebutkan bahwa bantuan ini ditujukan bagi lima kelompok tani yang tersebar di wilayah terdampak.

“Penerima manfaat rehab ini sebanyak lima kelompok tani dengan luas 102 hektare, dengan total anggaran sebesar Rp1.377.000.000,” jelas Yoice Yulian.

Diharapkan dengan anggaran lebih dari satu miliar rupiah tersebut, lahan seluas 102 hektare di Gunung Sarik dapat kembali produktif dan mendukung ketahanan pangan di Kota Padang. (*)