Berita

Satpol PP Kota Padang Siagakan Personel di Kawasan Stasiun Tabing

×

Satpol PP Kota Padang Siagakan Personel di Kawasan Stasiun Tabing

Sebarkan artikel ini

SERUNI.CO – Satpol PP Kota Padang mengambil langkah tegas dengan menyiagakan personel di kawasan jalan raya Stasiun Tabing, Kecamatan Koto Tangah, Kamis (2/4/2026) sore.

Penempatan petugas ini bertujuan untuk mencegah pedagang kaki lima (PKL) kembali berjualan di badan jalan yang selama ini telah memicu keresahan warga dan kemacetan panjang di lokasi tersebut.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Padang, Chandra Eka Putra, menjelaskan bahwa tindakan menyiagakan personel ini merupakan upaya pencegahan lebih awal.

Selama ini, para pedagang di kawasan tersebut dinilai sering mengabaikan peringatan petugas dan kerap melakukan aksi “kucing-kucingan” meskipun sudah sering ditertibkan.

“Para pedagang tersebut sudah sering kita ingatkan tapi tidak mengindahkan, bahkan ditertibkan juga sudah sering dilakukan di lokasi, bahkan ada yang disidangkan, tetapi para pedagang masih juga main kucing-kucingan dengan petugas. Sekarang, kita coba siagakan personel di lokasi guna mencegah lebih awal,” terang Chandra.

Baca Juga  Adib Alfikri Resmi Dilantik Jadi Ketua PTMSI Kota Padang

Penegakan Perda Nomor 1 Tahun 2025

Kehadiran Satpol PP Kota Padang di lokasi diharapkan dapat mengembalikan fungsi jalan raya sebagaimana mestinya dan meminimalisir gangguan ketentraman dan ketertiban umum (trantibum).

Chandra menekankan bahwa penggunaan badan jalan untuk aktivitas berdagang merupakan pelanggaran hukum yang nyata.

Aktivitas tersebut melanggar Perda Nomor 1 Tahun 2025 tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum di Kota Padang.

Selain melanggar regulasi, berjualan di bahu jalan juga dianggap sangat membahayakan keselamatan, baik bagi pedagang itu sendiri maupun bagi para pengguna jalan lainnya.

Baca Juga  Ribuan Warga Ikuti Deklarasi Anti Narkoba dan LGBT di Padang

Harapan Kerja Sama Masyarakat

Dalam keterangannya, Kasat Pol PP Padang juga mengimbau masyarakat untuk turut serta menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing.

Kerja sama antara warga dan petugas dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan kondisi lalu lintas yang lancar dan aman di wilayah Koto Tangah.

“Kita butuh kerjasama masyarakat dalam menjaga trantibum, jangan gunakan badan jalan untuk berjualan karena melanggar Perda dan sangat berbahaya bagi diri sendiri serta pengguna jalan lainnya,” tutup Chandra. (*)