Berita

PKB Kota Padang Perkuat Kaderisasi Lewat Sekolah Kader Perubahan

×

PKB Kota Padang Perkuat Kaderisasi Lewat Sekolah Kader Perubahan

Sebarkan artikel ini

SERUNI.CO – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Padang kembali menjalankan program kaderisasi melalui pendidikan kader loyalis Sekolah Kader Perubahan (SKP).

Kegiatan tersebut berlangsung selama empat hari, mulai Selasa hingga Jumat (22-25/9/2026).

Peserta yang mengikuti program ini merupakan calon kader PKB yang berasal dari seluruh Daerah Pemilihan (Dapil) se-Kota Padang.

Ketua DPC PKB Kota Padang, Yusri Latif, S.HI, didampingi Sekretaris Zalmadi, S.Hum, mengatakan pelaksanaan SKP menjadi bagian dari program nasional PKB dalam menyiapkan kader muda partai.

“Langkah ini menjadi bagian dari program nasional PKB dalam rangka mencetak generasi muda partai yang tangguh, melek politik, militan, berintegritas dan berideologi kebangkitan bangsa, serta memiliki visi politik perubahan berbasis ide dan gagasan,” terang Latif.

Menurut Latif, pendidikan kader melalui SKP juga menjadi bagian dari proses kaderisasi berjenjang yang terus menjadi perhatian PKB.

Program tersebut diarahkan untuk membangun kekuatan politik yang berlandaskan nilai.

Sementara itu, Zalmadi menyebut kader muda yang mengikuti pendidikan tersebut diharapkan memahami arah perjuangan PKB sekaligus mampu menjadi bagian dari penggerak di tengah masyarakat.

Baca Juga  Volume Kendaraan Tol Padang Sicincin Melonjak 137 Persen

“Kami ingin melahirkan kader muda yang paham arah perjuangan PKB. Mereka bukan sekadar pengikut, tetapi menjadi instruktur dan penggerak yang menularkan semangat kebangkitan bangsa di setiap lini masyarakat,” imbuh Zalmadi.

Ia menjelaskan, pendidikan kader loyalis menjadi investasi politik jangka panjang untuk membangun kultur politik baru yang berangkat dari nilai dan kesadaran ideologis.

SKP juga disebut sebagai gelombang kebangkitan hijau PKB menuju arah baru politik yang berbasis ideologi, loyalitas dan kesadaran perubahan.

“Jadi, PKB tidak hanya mempersiapkan strategi kemenangan pada Pemilu 2029, tetapi juga memastikan proses regenerasi politik berjalan secara berkelanjutan,” pungkas Zalmadi.

Zalmadi menambahkan, tantangan politik ke depan akan semakin kompleks. Kondisi tersebut membuat kader muda PKB perlu memiliki pemahaman mengenai politik nilai, strategi komunikasi publik hingga perubahan perilaku pemilih di era digital.

Program SKP tersebut menyasar anggota masyarakat berusia 18 hingga 35 tahun.

Baca Juga  Doni Harsiva Yandra: Narkoba dan Stunting Ancaman Nyata Pemuda Sumbar

Menurut Zalmadi, kelompok usia tersebut merupakan pemilih produktif yang menjadi tulang punggung politik masa depan Indonesia, khususnya di Kota Padang.

“Intinya, PKB berkomitmen menumbuhkan kesadaran politik sejak dini. Anak muda harus tampil sebagai pelaku, pejuang dan calon pemimpin di semua level,” ungkapnya.

Terpisah, Sekretaris Dewan Syura DPC PKB Kota Padang, Ryan Syair, mengatakan pendidikan kader loyalis PKB tidak sebatas untuk menghasilkan kader partai.

Menurutnya, PKB juga memiliki komitmen membangun pejuang ideologis yang siap menggerakkan perubahan sosial dan politik di tengah masyarakat.

“Kami tidak sedang mencetak pengikut, tetapi mencetak pejuang. Inilah semangat perjuangan PKB yang terus kami tanamkan di setiap kader muda,” tegasnya.

Ryan mengatakan, gerakan kaderisasi tersebut menjadi gambaran strategi politik PKB yang visioner dan terstruktur.

Dari Kota Padang, PKB berupaya mencetak “benih hijau” perubahan yang diharapkan tumbuh menjadi kekuatan politik nasional di masa depan, berkarakter, loyal dan berdaya saing.