Berita

Libur Idul Adha, KAI Sumbar Sediakan 46.752 Tempat Duduk

×

Libur Idul Adha, KAI Sumbar Sediakan 46.752 Tempat Duduk

Sebarkan artikel ini

SERUNI.CO – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat (Sumbar) mengumumkan kesiapan fasilitas transportasinya dengan menyediakan total kapasitas 46.752 kursi untuk menghadapi lonjakan penumpang selama libur panjang dan Hari Raya Idul Adha 1447 H.

Alokasi tempat duduk tersebut disiapkan untuk masa angkutan dari tanggal 27 Mei sampai dengan 1 Juni 2026.

Melalui jumlah tersebut, pihak KAI rata-rata menghadirkan sebanyak 7.792 tempat duduk di setiap harinya demi mengakomodasi pergerakan masyarakat di Sumatera Barat.

Langkah penyediaan kuota bangku ini diambil sebagai bentuk kepedulian KAI dalam menyambut kenaikan angka pergerakan warga.

Terutama bagi masyarakat yang hendak memanfaatkan waktu libur panjang tersebut untuk berlibur, melakukan silaturahmi, maupun bepergian dengan sanak saudara.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menegaskan bahwa perusahaan memegang teguh komitmen untuk menyajikan sarana transportasi massal yang terjamin keamanannya, memberikan kenyamanan, datang serta berangkat tepat waktu, sekaligus dapat diandalkan sepanjang musim liburan.

“Pada momentum libur Idul Adha ini, KAI Divre II Sumbar memastikan seluruh layanan operasional berjalan optimal guna memberikan pengalaman perjalanan yang aman dan menyenangkan bagi pelanggan. Kereta api kini semakin diminati masyarakat karena praktis, ekonomis, nyaman, dan bebas dari kemacetan jalan raya,” ungkap Reza.

Dalam memfasilitasi kebutuhan bepergian masyarakat, tiga rute kereta api lokal dikerahkan oleh KAI Divre II Sumbar.

Tiga armada tersebut meliputi KA Minangkabau Ekspres dengan rute Pulau Aie-Bandara Internasional Minangkabau (BIM), KA Pariaman Ekspres dengan rute Pauhlima-Naras, serta KA Lembah Anai dengan rute Kayu Tanam-Padang.

Hingga kini, KA Pariaman Ekspres yang menyediakan total 10 kali perjalanan harian masih mendominasi sebagai opsi utama warga maupun pelancong.

Baca Juga  KAI Divre II Sumbar Edukasi Keselamatan Rel di SDN 04 Gaung

Hal ini dikarenakan jalurnya memberikan kemudahan mobilitas untuk menuju area objek wisata Pantai Gandoriah di Pariaman.

Cukup dengan membayar biaya tiket yang ekonomis senilai Rp5.000, para penumpang sudah bisa merasakan perjalanan yang efisien, aman, sekaligus nyaman tanpa perlu terjebak dalam kepadatan arus lalu lintas di jalan raya selama liburan berlangsung.

Di sisi lain, KA Minangkabau Ekspres beroperasi sebanyak 12 kali perjalanan dalam sehari dan memegang peran sebagai moda transportasi penting yang menyambungkan Bandara Internasional Minangkabau dengan pusat Kota Padang.

Selain menunjang mobilitas publik secara umum, kereta ini sering kali difungsikan untuk kegiatan wisata edukasi maupun memobilisasi kelompok pelajar lewat program pembelian tiket rombongan yang dinilai praktis serta efisien.

Sementara untuk KA Lembah Anai, layanan ini menawarkan jumlah enam kali perjalanan per hari demi mengakomodasi rute Kayu Tanam-Padang.

Di sepanjang koridor perjalanannya, para penumpang disuguhi pemandangan alam khas ranah Minang, mulai dari bentangan perbukitan, aliran air sungai, hingga keasrian wilayah pedesaan yang menjadi nilai estetik tersendiri bagi pelanggan.

“Kehadiran kereta api lokal di Sumatera Barat tidak hanya menjadi sarana transportasi, tetapi juga bagian dari dukungan KAI terhadap pengembangan sektor pariwisata, pertumbuhan ekonomi daerah, serta mobilitas masyarakat yang lebih berkelanjutan,” sebut Reza menambahkan.

Berdasarkan data sementara dari sistem pemesanan tiket kereta api lokal per tanggal 26 Mei 2026, untuk masa keberangkatan antara 27 Mei hingga 1 Juni 2026, tercatat sudah ada sekitar 6.500 lembar tiket yang terjual.

Baca Juga  KAI Divre II Sumbar Sabet Penghargaan Platinum P2HIV-AIDS Nasional

Jumlah transaksi tersebut berkisar pada angka 14 persen dari total seluruh daya tampung tempat duduk yang disiapkan.

Angka pemesanan ini diprediksi akan terus bertambah mengingat gerai penjualan tiket masih dibuka dan tingginya antusiasme masyarakat untuk melakukan mobilitas di masa libur panjang.

Demi menghadirkan kemudahan bagi para pelanggan, pemesanan tiket untuk kereta api lokal dapat diakses secara daring lewat aplikasi resmi Access by KAI.

Operasional penjualan tiket ini diaplikasikan secara berkala mulai dari H-7 menjelang waktu keberangkatan kereta.

Reza juga mengimbau warga agar senantiasa melakukan transaksi pembelian tiket hanya melalui platform resmi milik KAI.

Hal tersebut penting dilakukan demi menghindari risiko aksi penipuan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Kami mengimbau pelanggan untuk melakukan pembelian tiket melalui aplikasi Access by KAI atau kanal resmi lainnya yang telah bekerja sama dengan KAI. Saat ini tiket masih tersedia dan masyarakat dapat merencanakan perjalanannya dengan lebih mudah dan aman,” urai Reza.

Dengan tingkat akurasi jadwal keberangkatan serta kedatangan yang senantiasa dipelihara, KAI berupaya memastikan seluruh pelanggan bisa mendapatkan pengalaman bepergian yang aman, tertib, nyaman, sekaligus menyenangkan di momen liburan Idul Adha.

“KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan angkutan penumpang, baik dari sisi keselamatan, kenyamanan, maupun ketepatan waktu perjalanan. Kami juga akan terus menyesuaikan kapasitas dan pola operasi guna menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat, khususnya pada periode dengan permintaan tinggi seperti long weekend dan hari besar keagamaan,” pungkas Reza menutup penjelasannya. (*)