SERUNI.CO – Komitmen dalam memastikan kesiapan jajaran di wilayah perairan terus dimantapkan oleh pimpinan Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Sumbar).
Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K., menggelar kunjungan langsung ke Markas Komando Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sumbar pada Selasa (11/8/2026).
Agenda tersebut turut didampingi oleh Wakapolda Sumbar beserta para Pejabat Utama (PJU) Polda Sumbar.
Di sela-sela peninjauan, Kapolda Sumbar memberikan deretan arahan strategis kepada segenap anggota Ditpolairud.
Kunjungan ini diselenggarakan sebagai langkah pimpinan untuk memantau dari dekat pelaksanaan tugas operasional, kondisi anggota, kesiapan sarana-prasarana, sekaligus mempererat komunikasi antara pimpinan dan personel.
Irjen Pol. Djati menggarisbawahi krusialnya meningkatkan sensitivitas terhadap dinamika lingkungan, khususnya saat mengemban tugas di kawasan pesisir dan perairan Sumatera Barat.
“Kenali karakteristik wilayah tugas, lakukan pemetaan terhadap potensi gangguan keamanan, serta bangun komunikasi dengan masyarakat pesisir, nelayan, pelaku usaha perikanan, dan seluruh pemangku kepentingan terkait,” ujar Kapolda.
Pengawasan Perairan, Kedisiplinan, dan Literasi Digital
Kapolda turut menginstruksikan jajaran Ditpolairud untuk memaksimalkan kegiatan patroli, pengawasan, pembinaan warga, serta penegakan hukum secara profesional dan proporsional.
Menurutnya, Ditpolairud memikul mandat vital dalam menjaga kondusivitas perairan Sumatera Barat, mencakup pencegahan tindak pidana dan kegiatan ilegal seperti penyelundupan, pencurian kekayaan laut, hingga pelanggaran di sektor perikanan.
Tak hanya urusan operasional, Kapolda mengingatkan jajarannya agar senantiasa memelihara kedisiplinan dan menjauhi pelanggaran baik disiplin, kode etik, maupun tindak pidana yang dapat merusak citra Polri.
Ia pun menyoroti pentingnya kecakapan bermedia sosial. Anggota diminta tidak membuat atau menyebarkan konten provokatif, tidak pantas, melanggar etika, membocorkan rahasia kedinasan, atau memicu stigma negatif terhadap institusi.
“Gunakan media sosial secara bijak dan positif sebagai sarana memberikan edukasi, informasi, serta memperkuat kepercayaan masyarakat kepada Polri,” tegasnya.
Kesiapsiagaan Alutsista dan Kualitas Pelayanan Publik
Pada kesempatan yang sama, Kapolda mendorong personel Ditpolairud untuk mengasah profesionalisme dan kesiapsiagaan.
Peningkatan kompetensi perlu diasah lewat latihan berkelanjutan, di samping memastikan kapal patroli, perlengkapan keselamatan, perangkat komunikasi, dan sarana penunjang lainnya selalu dalam keadaan siap pakai.
“Keselamatan personel dalam pelaksanaan tugas juga harus menjadi perhatian. Jangan mengabaikan prosedur keselamatan dan selalu lakukan pengecekan sebelum melaksanakan kegiatan operasional di lapangan,” katanya.
Mengenai aspek pelayanan, Irjen Djati berharap personel Ditpolairud tampil sebagai sosok pengayom yang senantiasa hadir, dekat, serta memberi jalan keluar bagi persoalan warga.
“Layani masyarakat dengan cepat, ramah, humanis dan tanpa membeda-bedakan. Bangun kepercayaan masyarakat melalui tindakan nyata, karena kepercayaan masyarakat merupakan modal utama Polri dalam melaksanakan tugas,” ujarnya.
Merespons kunjungan tersebut, Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol. Susmelawati Rosya, S.S., M.Tr., menyampaikan bahwa agenda Kapolda menjadi pelecut untuk memperkuat kesiapan anggota dalam menjaga area perairan dan menyajikan pelayanan terbaik bagi publik.
“Polda Sumbar terus mendorong seluruh jajaran untuk meningkatkan kesiapsiagaan, profesionalisme dan pelayanan kepada masyarakat. Kehadiran Polri harus dapat dirasakan, termasuk oleh masyarakat yang beraktivitas di wilayah perairan dan pesisir,” pungkas Kabid Humas. (*)












