Berita

Innova Hilang Kendali di Tanah Datar, Hantam Dua Kendaraan dan Bengkel Warga

×

Innova Hilang Kendali di Tanah Datar, Hantam Dua Kendaraan dan Bengkel Warga

Sebarkan artikel ini

SERUNI.CO – Insiden kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan tiga unit kendaraan dilaporkan terjadi di kawasan Jalan Jorong Sungai Tarab, Nagari Sungai Tarab, Kecamatan Sungai Tarab, Kabupaten Tanah Datar.

Peristiwa nahas yang berlangsung pada Kamis (11/6/2026) sekira pukul 14.50 WIB tersebut menyebabkan dua orang pengendara menderita luka-luka, merusak satu bangunan bengkel milik warga setempat, serta memicu kerugian materiil yang ditaksir menembus angka Rp10 juta.

Kasat Lantas Polres Tanahdatar, Iptu Wendrizal, memaparkan kronologi kejadian berawal saat satu unit mobil minibus Toyota Innova dengan nomor polisi BM 1327 ZG yang berada di bawah kemudi Ricky Dermawan tengah melaju dari arah Salimpaung menuju ke arah Batusangkar.

Di tengah perjalanan, laju kendaraan tersebut mendadak melebar ke sisi kanan jalan hingga langsung menghantam mobil Toyota Kijang bernomor polisi BA 1497 LJ yang dikendarai oleh Endrizal dari arah berlawanan.

Dampak benturan pertama tersebut rupanya belum menghentikan laju minibus.

Mobil Toyota Innova yang telah kehilangan kendali itu kemudian menyerempet satu unit sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi BA 2565 E yang ditunggangi oleh Mikrotul Aulia bersama seorang penumpang di belakangnya bernama Silfika.

Baca Juga  Hari Kartini 2026, Mengenang Perjuangan Srikandi Padang di Garis Depan Pandemi

Rangkaian tabrakan baru benar-benar terhenti sesudah kendaraan tersebut bergerak menabrak sebuah bangunan bengkel kepunyaan Rita Anthony yang berada di tepi jalan.

“Benar telah terjadi kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Tanah Datar. Kendaraan yang terlibat telah diamankan di kantor Satlantas Polres Tanah Datar guna keperluan penyelidikan lebih lanjut,” terang Iptu Wendrizal pada Kamis malam.

Imbas dari tabrakan beruntun ini, pengendara sepeda motor atas nama Mikrotul Aulia menderita cedera patah tulang pada bagian tangan kanan serta kaki kanan.

Sementara itu, rekannya yang dibonceng, Silfika, mengalami luka robek pada bagian kepala dan wajah, serta menderita patah pada area pergelangan tangan. Keduanya dikategorikan sebagai korban luka ringan dalam peristiwa ini.

Di sisi lain, pengemudi Toyota Innova Ricky Dermawan beserta pengemudi Toyota Kijang Endrizal dilaporkan selamat tanpa mengalami cedera sama sekali.

Adapun pemilik bengkel, Rita Anthony, tercatat mengalami kerugian materiil akibat dampak kerusakan bangunan yang ditimbulkan oleh hantaman kendaraan.

Merujuk pada himpunan data dari laporan resmi Satlantas Polres Tanah Datar, jumlah total korban yang mengalami luka ringan dalam insiden ini adalah sebanyak dua orang, sedangkan dua orang lainnya dipastikan berada dalam status tidak terluka.

Baca Juga  KPU Tanah Datar Sosialisasi Pemilih Pemula di SMAN 1 Batusangkar

Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dari peristiwa ini, dengan estimasi total kerugian material akibat kecelakaan beruntun tersebut mencapai Rp10 juta.

Pihak Satlantas Polres Tanah Datar langsung bergerak cepat sesaat setelah memperoleh laporan dengan mendatangi lokasi kejadian untuk mengumpulkan keterangan dari para saksi, mengecek kondisi para korban, sekaligus mengamankan barang bukti di lapangan.

Tiga armada yang terlibat, yakni Toyota Innova BM 1327 ZG, Toyota Kijang BA 1497 LJ, serta Honda Beat BA 2565 E, seluruhnya kini sudah dievakuasi ke kantor Satlantas Polres Tanah Datar untuk kepentingan penyidikan.

Dalam perkara ini, pengemudi Toyota Innova, Ricky Dermawan, ditetapkan oleh petugas sebagai pihak yang diduga bertanggung jawab atas mencuatnya kecelakaan beruntun tersebut.

Hingga saat ini, proses penyelidikan oleh jajaran kepolisian masih terus berjalan secara intensif demi menyingkap penyebab pasti yang membuat kendaraan minibus tersebut melebar ke jalur lawan hingga menyulut rentetan tabrakan yang merugikan banyak pihak. (*)