SERUNI.CO – Curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kota Padang dan sekitarnya sejak sore hari memicu terjadinya genangan banjir di Nagari Guo, Kecamatan Kuranji, dilaporkan terendam banjir dengan ketinggian air mencapai puluhan sentimeter, Kamis (21/5/2026) malam.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Padang, Abdul Malik, membenarkan peristiwa bencana hidrometeorologi tersebut melalui keterangan resminya.
Berdasarkan kronologi kejadian, air mulai menggenangi pemukiman warga pada pukul 19.30 WIB akibat saluran drainase dan sungai setempat tidak mampu menampung besarnya debit air hujan.
“Petugas komunikasi Kansar Padang menerima laporan banjir ini pada pukul 20.20 WIB dari pihak Pusdalops BPBD Kota Padang. Lokasi kejadian diperkirakan berada pada koordinat 0°52’42.00″S – 100°25’27.00″E, atau berjarak darat sekitar 17,8 kilometer arah tenggara dari Kantor SAR Padang,” tulis Abdul Malik melalui laporan resmi.
Merespons laporan tersebut, tim rescue Kantor SAR Kelas A Padang langsung melakukan koordinasi intensif dengan Pusdalops BPBD Kota Padang pada pukul 20.22 WIB guna memetakan dampak banjir dan kebutuhan evakuasi di lapangan.
Dari hasil pemantauan dan koordinasi terkini, ketinggian air di lokasi banjir dilaporkan mencapai lebih kurang 60 sentimeter.
Kendati merendam kawasan pemukiman, warga yang terdampak banjir dilaporkan telah melakukan evakuasi secara mandiri ke tempat-tempat yang dinilai lebih aman di sekitar lingkungan mereka.
“Hingga laporan ini diturunkan, belum ada permintaan evakuasi darurat dari warga setempat kepada tim SAR. Berdasarkan data di lapangan, masyarakat terdampak sudah melaksanakan evakuasi mandiri dengan aman,” tambah Abdul Malik.
Hingga menjelang tengah malam, kondisi cuaca di sekitar lokasi kejadian dilaporkan masih diguyur hujan dengan kecepatan angin berkisar di angka 6 knot.
Pihak Kantor SAR Padang bersama BPBD dan unsur kebencanaan terkait terus bersiaga memonitor pergerakan debit air, mengingat curah hujan yang belum sepenuhnya mereda di wilayah hilir Kota Padang.
“Masyarakat yang bermukim di sekitar bantaran sungai dan daerah rawan banjir di Kecamatan Kuranji diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan ekstra terhadap potensi kenaikan tinggi muka air,” tutupnya. (*)












