Berita

Bupati Dharmasraya Lantik Pengurus Dekranasda 2025-2030, Dorong UMKM Digital

×

Bupati Dharmasraya Lantik Pengurus Dekranasda 2025-2030, Dorong UMKM Digital

Sebarkan artikel ini

SERUNI.CO – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya resmi mengukuhkan kepengurusan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) periode 2025–2030, Selasa (28/4/2026).

Pelantikan ini menjadi tonggak baru bagi kebangkitan sektor ekonomi kreatif dan kerajinan tangan di Bumi Mekar Dharmasraya.

Hadir dalam acara tersebut Penjabat (Pj) Sekda Dharmasraya Drs. Jasman Dt. Bandaro Bendang, MM, Bupati Dharmasraya periode 2005–2010 Marlon Martua, serta jajaran organisasi wanita mulai dari Persit hingga Dharma Wanita Persatuan (DWP).

Struktur Kepengurusan Baru

Dalam masa bakti ini, Hj. Rafnelly Rafki Marlon resmi menjabat sebagai Ketua Umum didampingi Lisma Dewi sebagai Wakil Ketua. Posisi strategis lainnya diisi oleh:

  • Ketua Harian: Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan (ex-officio).

  • Sekretaris: Kepala Bidang Perindustrian (ex-officio).

  • Bendahara: Bertiza Handayani.

  • Koordinator Bidang: Diperkuat oleh sejumlah profesional di bidang kemitraan, manajemen usaha, wirausaha baru, daya saing, pendanaan, hingga promosi dan humas.

Baca Juga  Belasan Tahun Rusak, Jalan Sungai Rumbai Timur-Sitiung II Akhirnya Diaspal

Visi Bupati: Transformasi Digital dan Kualitas Ekspor

Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, dalam arahannya menegaskan bahwa Dekranasda harus menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan.

Ia menyoroti potensi besar produk lokal seperti batik tanah liek dan tas kambuik agar tidak hanya jago kandang, tetapi mampu menembus pasar nasional.

“Di bawah binaan Ibu Rafnelly Rafki, kami yakin Dekranasda Dharmasraya akan semakin maju, lebih aktif membina para pengrajin, dan mampu membawa produk UMKM serta kerajinan daerah naik kelas hingga dikenal luas di pasar luar daerah,” ujar Annisa Suci Ramadhani.

Bupati juga menekankan pentingnya transformasi pemasaran dari konvensional ke platform digital. Ia menuntut adanya peningkatan kualitas konstruksi produk dan kemasan agar mampu bersaing di online marketplace.

Kemandirian dan Inovasi Produk Lokal

Sementara itu, Ketua Umum Dekranasda terpilih, Hj. Rafnelly Rafki Marlon, membawa visi kemandirian bagi organisasi.

Baca Juga  KAI Divre II Sumbar Gelar Aksi Donor Darah di Stasiun Padang

Ia menegaskan bahwa ke depan Dekranasda tidak boleh hanya bergantung pada dana hibah APBD, melainkan harus memiliki unit usaha produktif sendiri.

Beberapa rencana strategis yang dipaparkan meliputi:

  • Pusat Konveksi Terpadu: Produksi batik dan seragam sekolah secara mandiri.

  • Ekspor Kriya: Pengolahan limbah lidi sawit menjadi produk bernilai tinggi.

  • Galeri & Rest Area: Pembangunan pusat oleh-oleh premium di jalur lintas Sumatera.

  • Workshop Edukasi: Pembukaan kelas membatik dan menenun sebagai daya tarik wisata budaya.

“Dekranasda bukan lagi sekadar organisasi ‘tukang buat acara’, tetapi harus menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat,” tegas Hj. Rafnelly.

Ia mengingatkan pengurus untuk konsisten dalam bekerja dan berani bermimpi besar demi kesejahteraan para pengrajin di Dharmasraya.

Pelantikan ini diharapkan memperkuat ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan melalui sinergi lintas sektoral. (*)