Olahraga

AC Milan Pecat Massimiliano Allegri, Incar Pelatih Bournemouth Andoni Iraola

×

AC Milan Pecat Massimiliano Allegri, Incar Pelatih Bournemouth Andoni Iraola

Sebarkan artikel ini

SERUNI.CO – Manajemen AC Milan langsung mengambil langkah agresif menyusul perombakan berskala besar yang dilakukan di dalam internal klub pada penghujung musim ini.

Rossoneri tidak hanya resmi mendepak Massimiliano Allegri dari kursi pelatih kepala, melainkan juga memberhentikan sejumlah nama krusial yang selama ini mengisi jajaran manajemen klub.

Sebelumnya, rumor mengenai pemecatan tersebut memang santer terdengar dalam beberapa waktu terakhir.

Keputusan radikal ini dipicu oleh grafik performa Milan yang merosot tajam menjelang akhir kompetisi, hingga puncaknya Allegri dinilai gagal mewujudkan target-target yang telah dibebankan oleh manajemen klub.

Saat ini, Milan tengah menapak ke fase baru guna merestrukturisasi tim demi menyongsong kompetisi musim depan.

Konsentrasi utama kubu San Siro kini tertuju pada perburuan sosok juru taktik baru yang dinilai kapabel untuk mendongkrak kembali posisi klub ke papan atas kompetisi Serie A sekaligus Liga Champions.

Secara mengejutkan, nama Andoni Iraola mencuat ke permukaan sebagai calon terkuat yang diproyeksikan untuk mengisi posisi lowong di San Siro.

Pelatih berkebangsaan Spanyol tersebut sukses mencuri perhatian publik sepak bola usai dinilai berhasil membawa Bournemouth tampil memukau hingga meraih tiket lolos ke kompetisi Eropa.

Minat AC Milan untuk memboyong Andoni Iraola pun dilaporkan kian intensif selepas klub menyudahi ikatan kerja sama dengan Massimiliano Allegri.

Pihak Rossoneri dikabarkan ingin bergerak cepat mengamankan tanda tangan arsitek baru tersebut agar persiapan tim dalam menghadapi musim depan bisa segera digulirkan.

Berdasarkan laporan talkSPORT yang dirilis via jurnalis Alex Crooks, Milan kini telah masuk ke dalam daftar klub yang kepincut untuk memakai jasa Iraola.

Juru taktik berusia 43 tahun itu dinilai menorehkan keberhasilan besar usai mengantarkan Bournemouth menembus babak kualifikasi Liga Europa, sekalipun timnya sempat kehilangan sederet pilar penting pada bursa transfer musim panas lalu.

Baca Juga  Puasa Gol 90 Hari, Christian Pulisic Hadapi Ujian Terberat di AC Milan dan Timnas

Sementara itu, Sky Sports melalui Milan Posts turut mengabarkan bahwa proses penjajakan awal telah diluncurkan oleh manajemen Milan.

Kontak perdana tersebut diyakini menjadi sebuah langkah awal bagi Rossoneri untuk mengukur seberapa besar peluang mereka guna memboyong sang pelatih ke kancah Serie A.

Di sisi lain, laporan berbeda dari jurnalis Alessandro Jacobone via SempreMilan mengungkapkan bahwa penawaran mengenai Iraola kepada pihak Milan datang melalui perantara.

Kondisi ini diprediksi dapat mengakselerasi proses negosiasi, mengingat Iraola diketahui mempunyai relasi dengan agen tersohor Jorge Mendes yang memiliki hubungan cukup dekat dengan internal klub raksasa Italia tersebut.

Pihak AC Milan sendiri pada akhirnya merilis pernyataan resmi kepada publik berkaitan dengan keputusan besar yang mereka tempuh di penghujung musim ini.

Manajemen klub secara terbuka mengakui bahwa rentetan hasil yang diperoleh sepanjang musim ini berada jauh di bawah ekspektasi, sehingga menuntut adanya pembenahan masif di dalam struktur olahraga.

Sejatinya, Rossoneri sempat menunjukkan penampilan yang kompetitif di sepanjang musim dan terus berada di dalam trek persaingan papan atas klasemen Serie A.

Kendati demikian, kemerosotan performa pada fase-fase krusial di akhir musim mengakibatkan target utama yang telah dicanangkan klub menjadi luput.

Manajemen Milan berpandangan bahwa situasi kemunduran tersebut tidak dapat dibiarkan berlarut-larut.

Oleh sebab itu, kebijakan untuk menggelar reorganisasi secara besar-besaran dipandang sebagai sebuah langkah wajib yang tak dapat ditawar demi menyelamatkan masa depan klub.

“Setelah kekecewaan musim lalu, mandat pemilik klub sudah jelas: kembali ke Liga Champions dan membangun fondasi untuk kesuksesan dan posisi yang konsisten di puncak Serie A,” tulis manajemen.

“Sepanjang musim, kami tetap berada di dua posisi teratas liga, dengan peluang nyata untuk bersaign memperebutkan Scudetto. Namun, akhir musim jauh di bawah level yang telah kami tunjukkan hingga saat itu, dan kekalahan mengecewakan tadi malam mengubah musim ini menjadi kegagalan total,” tulis manajemen lagi.

Baca Juga  AC Milan Tundukkan Atalanta 3-2 di San Siro, Rabiot Tampil Gemilang

“Sudah saatnya untuk perubahan dan reorganisasi mendalam di departemen olahraga Klub. Mulai sekarang, masa jabatan CEO Giorgio Furlani, Direktur Olahraga Igli Tare, Pelatih Kepala Massimiliano Allegri, dan Direktur Teknik Geoffrey Moncada di AC Milan berakhir. Kami mengucapkan terima kasih kepada mereka masing-masing atas kerja dan dedikasi mereka selama masa jabatan mereka di klub,” tulis manajemen.

“Pengumuman lebih lanjut mengenai penunjukan baru ini akan dibuat segera setelah diselesaikan, dengan tujuan untuk memiliki struktur yang siap untuk musim depan,” tulis manajemen lagi.

Walaupun proses pendekatan telah diinisiasi, langkah AC Milan guna mendaratkan Andoni Iraola dipastikan tidak akan berjalan dengan mudah.

Pasalnya, pelatih asal Spanyol tersebut dalam beberapa pekan belakangan ini juga santer dihubungkan dengan klub raksasa Inggris, Liverpool.

Liverpool sendiri sebenarnya masih memercayakan posisi pelatih kepala kepada Arne Slot. Akan tetapi, tekanan psikologis terhadap juru taktik asal Belanda tersebut dikabarkan terus merambat naik seiring ketidakpuasan para suporter terhadap performa tim yang dianggap belum memenuhi ekspektasi.

Kekecewaan yang dirasakan oleh para pendukung The Reds bahkan mulai diekspresikan secara langsung di sekitar Stadion Anfield dalam pertandingan pamungkas musim ini saat berhadapan dengan Brentford.

Sejumlah suporter dilaporkan mulai meneriakkan kecaman kepada Slot serta membentangkan spanduk yang memuat tulisan “Slot Out”.

Ketertarikan kubu Liverpool terhadap sosok Iraola dinilai sebagai sebuah langkah yang logis.

Selain karena dirinya telah memahami karakteristik serta atmosfer kompetisi Premier League, Iraola juga dianggap memiliki kemampuan mumpuni dalam meramu dan memaksimalkan potensi skuad dengan ketersediaan sumber daya yang terbatas selama menukangi Bournemouth. (*)