Olahraga

AC Milan Dibantai Bournemouth 3-0, Ruben Amorim Soroti Kesalahan Pemain

×

AC Milan Dibantai Bournemouth 3-0, Ruben Amorim Soroti Kesalahan Pemain

Sebarkan artikel ini

SERUNI.CO – AC Milan menelan kekalahan telak 0-3 saat bertandang ke markas Bournemouth pada matchday ketiga fase liga UEFA Europa League 2026/2027.

Pelatih Ruben Amorim menyoroti sejumlah kesalahan mendasar yang membuat timnya kesulitan mengimbangi permainan tuan rumah.

Pertandingan yang berlangsung di Vitality Stadium, Kamis (22/10/2026) waktu setempat, menjadi malam yang sulit bagi Rossoneri.

Dua hadiah penalti dan kartu merah yang diterima kiper sekaligus kapten tim, Mike Maignan, membuat situasi Milan semakin tertekan.

Bournemouth membuka keunggulan melalui Justin Kluivert yang sukses mengeksekusi penalti pada menit kedelapan. Hadiah tersebut diberikan setelah bek Milan, Koni De Winter, melakukan handball di kotak terlarang.

Situasi Milan semakin buruk pada menit ke-27 ketika Maignan diganjar kartu merah akibat mendorong wajah pemain Bournemouth, Tyler Adams, dalam situasi sepak pojok.

Keputusan tersebut membuat Milan harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain. Bournemouth juga mendapatkan penalti kedua yang kemudian dikonversi Marcus Tavernier menjadi gol pada menit ke-32.

Unggul dua gol dan memiliki kelebihan jumlah pemain, Bournemouth mampu menjaga kendali pertandingan. Sementara itu, Milan kesulitan menemukan cara untuk membalikkan keadaan.

Baca Juga  Alami Kelelahan Fisik dan Mental, Rafael Leao Curhat soal Tekanan di AC Milan

Gol ketiga Bournemouth tercipta pada menit ke-84 melalui tendangan bebas Amine Adli. Gol tersebut sekaligus memastikan kemenangan 3-0 bagi tim tuan rumah.

Ruben Amorim Kecewa dengan Kesalahan Tim

Usai pertandingan, Amorim menilai dua insiden pada babak pertama menjadi faktor penting yang mengubah jalannya laga.

Menurutnya, Milan tidak memiliki cukup kesempatan untuk memulihkan keadaan setelah kebobolan melalui penalti dan kehilangan Maignan.

“Penalti dari sepak pojok dan kartu merah mengubah segalanya, jadi itu bukan pertandingan. Itu bukan pertandingan,” ujar Amorim kepada Sky Sport Italia.

Ia juga menegaskan bahwa timnya belum sempat bangkit setelah penalti pertama. Upaya Milan untuk memberikan tekanan pada fase akhir pertandingan justru semakin sulit setelah Bournemouth mencetak gol ketiga.

“Kami tidak punya waktu untuk pulih dari penalti pertama. Kami mencoba menekan pada akhirnya, tetapi gol ketiga membuat segalanya semakin sulit bagi kami,” katanya.

Amorim turut menanggapi pertanyaan mengenai rotasi pemain yang dilakukannya. Ia menegaskan bahwa kekalahan tersebut bukan semata-mata persoalan ritme permainan, melainkan juga akibat kesalahan yang seharusnya dapat dihindari.

Baca Juga  AC Milan Menang Tipis 1-0 Atas Verona, Geser Napoli di Klasemen

Pelatih asal Portugal itu menilai pemain berpengalaman semestinya mampu menjaga ketenangan, terutama ketika menghadapi situasi bola mati yang berisiko menghasilkan penalti atau pelanggaran.

“Kami tidak bisa melakukan itu. Kami harus menjaga agar tetap ada 11 pemain di lapangan. Ada pemain yang lebih berpengalaman, tetapi sekarang kami harus memulihkan diri dan bersiap untuk pertandingan berikutnya,” ucap Amorim.

Bournemouth Pertahankan Rekor Sempurna

Kemenangan atas AC Milan memperpanjang catatan positif Bournemouth di fase liga Liga Europa musim 2026/2027.

Tim asuhan Marco Rose tersebut berhasil mempertahankan rekor kemenangan dalam tiga pertandingan awal kompetisi.

Bagi Milan, kekalahan ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi Amorim. Selain mengevaluasi organisasi pertahanan, Rossoneri perlu memperbaiki pengambilan keputusan pemain agar kesalahan individu tidak kembali merugikan tim dalam pertandingan berikutnya.

Hasil di Vitality Stadium memperlihatkan betapa cepatnya pertandingan dapat berubah ketika sebuah tim kehilangan pemain akibat kartu merah, terlebih setelah lebih dahulu memberikan lawan kesempatan mencetak gol melalui titik penalti. (*)