SERUNI.CO – Pembukaan resmi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat (Sumbar) cabang olahraga (cabor) Muaythai resmi digelar di Gedung Serba Guna, Kawasan GOR H. Agus Salim, Kota Padang, pada Minggu (4/10/2026).
Perhelatan ini diikuti oleh kontingen dari 11 kabupaten dan kota se-Sumbar yang siap bertanding memperebutkan medali emas.
Acara pembukaan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sumbar, KONI Sumbar, PB Porprov, dewan hakim, serta para jajaran pengurus Muaythai.
Ketua Pengurus Kota (Pengkot) Muaythai Padang sekaligus Ketua Panitia Pelaksana Porprov XVI Sumbar 2026 cabor Muaythai, Nisfan Jumadil, menyampaikan harapannya agar ajang ini menjadi batu loncatan bagi para atlet daerah menuju tingkat yang lebih tinggi.
“Hari ini pembukaan secara resmi digelar. Semoga nantinya dari Sumbar akan lahir atlet-atlet Muaythai tangguh yang siap berlaga di kancah nasional maupun internasional,” ujar Aciak sapan akrabnya mewakili tuan rumah.
Rasa bangga juga disampaikan oleh Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Muaythai Sumbar, Arif Rahman Nasir.
Ia mengapresiasi tingginya antusiasme peserta yang mencakup rentang usia 15 hingga 38 tahun sesuai kelas aturan yang berlaku.
“Terima kasih para atlet yang datang dari berbagai kabupaten dan kota di Sumbar, semoga ajang ini mampu melahirkan bibit atlet untuk masa depan,” katanya.
Tambah Arif Rahman Nasir, guna menjunjung tinggi sportivitas, pihak panitia mendatangkan wasit dari luar Sumatera Barat, seperti dari Pulau Jawa, Riau, dan Jambi.
“Terima kasih para juri yang datang jauh di luar Sumbar, semoga kedatangan wasit ini bisa memberikan kenyamanan bagi para atlet bertanding,” katanya.
“Langkah ini diambil demi menjaga netralitas pertandingan sekaligus menjadi sarana peningkatan sertifikasi bagi para wasit ke jenjang berikutnya,” sambungnya.
Sementara itu, Kadispora Sumbar, Tasliatul Fuaddi, menegaskan bahwa Porprov XVI ini merupakan momentum krusial untuk menjaring atlet potensial yang dipersiapkan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di NTB-NTT.
“Kepada seluruh peserta, bertandinglah secara fairplay dan patuhi seluruh aturan yang berlaku. Kita membidik atlet-atlet terbaik untuk PON 2028 di NTB-NTT mendatang,” tegas Tasliatul Fuaddi.
Ia juga berharap adanya sinergi yang kuat antara Pengprov Muaythai, pemerintah daerah, serta KONI kabupaten/kota.
“Dengan kerja sama yang solid, target Sumatera Barat untuk menembus posisi 10 besar pada PON 2028 optimis dapat tercapai, dengan cabor Muaythai sebagai salah satu penyumbang medali emas terbanyak,” tutupnya.












