Olahraga

Piala Soeratin Sumbar 2026 Diikuti 47 Tim, Kick-off Sabtu

×

Piala Soeratin Sumbar 2026 Diikuti 47 Tim, Kick-off Sabtu

Sebarkan artikel ini

SERUNI.CO – Persiapan Piala Soeratin zona PSSI Sumatera Barat (Sumbar) 2026 memasuki tahap akhir, Panitia Pelaksana (Panpel) telah merampungkan Match Coordination Meeting (MCM) di Ruangan Bamus DPRD Sumbar, Kamis (20/8/2026), sebelum kompetisi resmi dimulai pada Sabtu (22/8/2026).

MCM tersebut dihadiri langsung oleh Plt. Ketua PSSI Sumbar Indra Dt. Rajo Lelo dan Sekum Hendra Dupa.

Turut hadir Ketua Panpel Renol Fadhli, Wakil Ketua Panpel April, Bidang Kompetisi Erwin Sofyan, serta Match Commissioner, Security Officer, Medical Officer, Media Officer, dan official tim peserta.

Dalam kesempatan tersebut, Plt. Ketua PSSI Sumbar Indra Dt. Rajo Lelo menegaskan pentingnya netralitas dan integritas pengurus serta Panpel selama pelaksanaan kompetisi.

Ia memastikan tidak akan ada perlakuan khusus terhadap klub maupun tim peserta Piala Soeratin zona PSSI Sumbar 2026.

Indra menekankan seluruh peserta harus diperlakukan secara setara. Sementara itu, perangkat pertandingan dan panitia pelaksana diminta menjalankan tugas secara profesional sesuai regulasi yang telah ditetapkan.

“Di PSSI Sumatra Barat tidak ada nanti ini yang istimewa. Semua kita itu sama, klub itu kita perlakukan sama,” katanya.

Menurut Indra, prinsip kesetaraan menjadi bagian penting dalam menjaga integritas kompetisi. Tidak hanya klub peserta, seluruh daerah yang terlibat dalam kompetisi juga harus memperoleh perlakuan yang sama.

Ia juga mengingatkan seluruh perangkat pertandingan untuk mematuhi ketentuan yang berlaku.

Baca Juga  Daftar 24 Tim Lolos Babak Gugur Piala Soeratin Sumbar 2026

Profesionalisme wasit, Match Commissioner, panitia, serta unsur pendukung lainnya dinilai penting agar pertandingan berlangsung objektif dan tidak menimbulkan persoalan akibat perbedaan perlakuan.

“Saya minta Ini yang paling penting, termasuk kepada perangkat-perangkat pertandingan, panpel seperti wasit juga seperti itu yang kita minta. Jadi enggak ada nanti ini orang si anu si anu enggak ada, yang kita perlakukan sama. Saya selalu menyampaikan ini, di mata saya itu seluruh klub itu sama, seluruh daerah itu sama, kita perlakukan sama,” lanjutnya.

Indra Dt Rajo Lelo juga menyoroti mekanisme penanganan pelanggaran dan pemberian sanksi yang dilakukan berdasarkan kewenangan organisasi.

Untuk jenis sanksi tertentu, kewenangannya berada pada Komisi Disiplin (Komdis) PSSI Pusat.

Sementara PSSI Sumbar menjalankan kewenangan di tingkat provinsi sesuai koridor regulasi yang berlaku.

Sementara itu, Ketua Panpel Renol Fadhli mengatakan MCM menjadi bagian penting dalam persiapan terakhir sebelum pertandingan pertama digelar.

Menurutnya, agenda tersebut mempertemukan seluruh unsur yang berkaitan dengan pertandingan, mulai dari Match Commissioner, Security Officer, Medical Officer, Media Officer, perangkat pertandingan lainnya, hingga manajer dan pelatih tim peserta.

“Gunanya agar saling memahami posisi masing-masing untuk kelancaran pertandingan sesuai aturan kompetisi resmi PSSI,” ujarnya.

MCM Piala Soeratin Sumbar 2026 juga diisi dengan sejumlah agenda teknis sebagai persiapan akhir sebelum kompetisi dimulai.

Baca Juga  Dewa United Targetkan Sapu Bersih Poin Jamu Semen Padang FC

Match Commissioner Fredi Kasbullah menyampaikan finalisasi regulasi kompetisi untuk tiga kelompok umur, yakni KU-13, KU-15, dan KU-17.

Seluruh tim peserta turut mendapatkan pemaparan mengenai Laws of the Game (LOTG) dan Role of the Game (ROTG) yang disampaikan wasit Liga 1 Eko Setiawan.

Materi tersebut diberikan untuk memastikan seluruh peserta memahami aturan permainan, mekanisme pertandingan, serta peran masing-masing unsur yang terlibat dalam kompetisi.

Selain aspek teknis, Panpel juga memberikan pembaruan mengenai administrasi pemain dan official melalui Sistem Informasi Administrasi PSSI (SIAP).

Agenda lainnya adalah ekspos jersey pertandingan seluruh tim peserta KU-13, KU-15, dan KU-17 yang akan digunakan selama kompetisi.

Piala Soeratin Sumbar 2026 akan diikuti 47 tim yang terbagi dalam tiga kelompok umur. Rinciannya, 18 tim mengikuti KU-13, 21 tim pada KU-15, dan delapan tim di KU-17.

Kompetisi dijadwalkan mulai bergulir pada Sabtu (22/8/2026) dengan menggunakan dua venue utama, yakni Stadion Utama Sumbar dan Semen Padang Training Ground (SPTG).

Pertandingan fase grup dijadwalkan berlangsung hingga pertengahan September.

Ketua Panpel Renol Fadhli berharap seluruh rangkaian kompetisi dapat berjalan lancar hingga menghasilkan tim terbaik dari masing-masing kelompok umur.

“Harapannya, kompetisi berjalan lancar dan melahirkan tim terbaik (juara) di KU-13, KU-15 dan KU-17 yang akan mewakili marwah sepakbola Sumbar ke putaran nasional,” katanya. (*)