SERUNI.CO – Pertandingan pembuka cabang olahraga sepak bola Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat (Sumbar) XVI 2026 menyajikan pertarungan ketat antara Tim Porprov Kota Padang melawan Tim Porprov Kota Pariaman yang berlangsung di Lapangan Parit, Pauah Kamba, Kabupaten Padang Pariaman, Jumat (02/10/2026) berakhir imbang 0-0.
Aksi saling serang langsung tersaji sejak peluit pertama dibunyikan. Kedua kesebelasan memperagakan tempo permainan tinggi, di mana skuad Kota Padang tampil lebih dominan dalam mengurung barisan pertahanan lawan.
Anak-asuh Dodi Hirwan Leo berulang kali melancarkan gelombang serangan untuk memecah kebuntuan.
Meski demikian, pertahanan Kota Pariaman di bawah arahan David Ardi tampil cukup solid dan sanggup melepaskan ancaman balasan yang beberapa kali membahayakan gawang Padang.
Sektor belakang Kota Padang berhasil meredam pergerakan para penyerang Kota Pariaman sehingga tak ada peluang yang bersarang menjadi gol.
Pertarungan sengit selama 45 menit pertama pun harus ditutup dengan papan skor kacamata.
Memasuki paruh kedua, tensi laga di Lapangan Parit makin memanas. Kontak fisik dan benturan keras antarpemain kerap terjadi, memaksa sang pengadil mengeluarkan beberapa kartu kuning dari kantongnya.
Meskipun intensitas pertarungan terus meningkat dan kedua kubu berupaya membongkar pertahanan lawan hingga menit akhir, belum ada peluang yang berhasil dikonversi menjadi gol.
Kedudukan imbang 0-0 tetap tak berubah hingga peluit panjang tanda berakhirnya laga ditiup.
Seusai pertandingan, Pelatih Tim Porprov Kota Padang, Dodi Hirwan Leo, memberikan apresiasi atas kerja keras timnya meski target poin penuh belum dapat dipenuhi.
“Alhamdulillah pemain sudah maksimal. Target kami memang tiga poin, tapi belum ada rezeki, masih draw,” ujar Dodi.
Ia membeberkan bahwa jajarannya siap menyusun evaluasi teknis, termasuk potensi perubahan skema permainan untuk laga berikutnya.
Dodi juga menyoroti aspek psikologis anak-asuhnya yang dinilai belum tampil tenang.
“Evaluasinya pemain masih gugup. Tapi besok kami lawan Agam akan bermain lebih lepas lagi,” katanya.
Di sisi lain, Pelatih Tim Porprov Kota Pariaman, David Ardi, menganggap torehan satu poin ini sebagai raihan positif di ketatnya persaingan Grup C.
“Alhamdulillah, karena ini kompetisi di Grup C, ada empat tim dan ini match pertama bagi kita. Jadi dengan hasil imbang ini kita syukuri karena poin sangat penting dalam pertandingan atau kompetisi ini,” ujar David.
David juga menyatakan rasa syukurnya lantaran seluruh pemainnya dapat menyelesaikan pertandingan tanpa mengalami cedera.
“Alhamdulillah seluruh pemain bisa bermain dengan baik dan tidak ada yang cedera. Semoga pada pertandingan berikutnya bisa memberikan hasil yang terbaik,” katanya.
Terkait catatan penampilan, David tak menampik bahwa performa timnya pada babak pertama belum padu, sebelum akhirnya perlahan bangkit di paruh kedua.
“Evaluasinya para pemain kita tidak bermain dengan lepas, tidak seperti biasanya. Namun pada babak kedua permainan kami sudah membaik, tapi berbagai peluang belum bisa dikonversi menjadi gol,” tutupnya. (*)












