Olahraga

Pulih Cedera Lutut, Karateka UNP Zahratus Syifa Rebut Emas di Jakarta

×

Pulih Cedera Lutut, Karateka UNP Zahratus Syifa Rebut Emas di Jakarta

Sebarkan artikel ini
Karateka Universi Negeri Padang (UNP), Zahratus bg Syifa. (Foto: Instagram Zahratussyifaa__)

SERUNI.CO – Arena tatami kembali menjadi saksi keandalan Zahratus Syifa. Setelah melewati masa pemulihan cedera lutut selama kurang lebih lima bulan, karateka muda berbakat asal Payakumbuh ini menandai kembalinya ke pentas kompetisi dengan torehan prestasi tertinggi.

Atlet yang akrab disapa Ratu tersebut sukses menyabet medali emas pada nomor kumite putri kelas -55 kilogram dalam ajang Invitasi Cabang Olahraga Beladiri Mahasiswa Tahun 2026 yang dihelat di Jakarta pada 8-10 September 2026.

Kepastian mahasiswi semester tiga Universitas Negeri Padang (UNP) ini mengunci posisi puncak diraih usai mengandaskan perlawanan Anindya Kinasih Maheswari dari Universitas Esa Unggul pada laga pamungkas, Rabu (9/9/2026).

Torehan medali emas ini terasa kian istimewa mengingat perjuangan panjang yang harus dilalui Ratu.

Sejak dibekap cedera meniscus pada Oktober 2025, ia terpaksa menepi dari rutinitas latihan intensif di arena pertandingan.

Baca Juga  Persis Solo Kalahkan Semen Padang FC 2-1 di Stadion Manahan

Proses pemulihan fisik dan mental dijalani secara bertahap selama lima bulan melalui serangkaian terapi serta rehabilitasi medis.

Fase ini tidak hanya menguji ketahanan fisiknya, tetapi juga menuntut kesabaran ekstra untuk mengembalikan mental bertanding sebelum memutuskan kembali turun gelanggang.

Perjuangan pantang menyerah tersebut akhirnya membuah hasil manis di Jakarta.

“Alhamdulillah sekarang sudah sembuh dan berprestasi,” ujar Ratu.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada tim medis serta pelatih yang setia mendampinginya selama proses pemulihan, yakni Dr. Pudia, Dr. Ilham, Nofrizal, serta coach Henddy Adrian Luthan.

Latar Belakang dan Mental Juara Berkelas Internasional

Karateka kelahiran Payakumbuh, 8 November 2007 ini berkembang di bawah naungan perguruan Lemkari dan mengasah kemampuannya bersama Dojo Jaguar Karate Club.

Sebelum dibekap cedera, reputasi Ratu di atas matras telah teruji hingga tingkat regional. Pada tahun 2024, ia berhasil mengamankan gelar juara pertama kelas kumite-53 kilogram junior putri pada ajang bergengsi 11th South East Asian Karate Federation Championship di Bangkok, Thailand.

Baca Juga  Ketua PSSI Sumbar Apresiasi Kesuksesan Gelaran Piala Soeratin 2026

Jam terbang di level internasional tersebut membentuk kematangan mentalnya saat menghadapi tekanan di arena.

Medali emas yang diraihnya di Jakarta tak sekadar menambah rekam jejak prestasi, melainkan menjadi penanda awal babak baru kariernya usai melewati masa jeda yang panjang.

Gelaran Invitasi Cabang Olahraga Beladiri Mahasiswa 2026 menjadi panggung pertemuan bagi para atlet mahasiswa terbaik dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Bagi Ratu, raihan emas di ajang ini membawa makna emosional yang amat mendalam.

Dari masa perjuangan melawan cedera hingga kembali berdiri kokoh di podium tertinggi, Ratu membuktikan bahwa jeda kompetisi tak melunturkan ambisinya. Kemenangan ini menjadi bukti nyata sebuah comeback yang sempurna bagi sang atlet.