BeritaHeadline

Demi Biaya Berobat Anak, Ayah Curi Kabel Tower di Payakumbuh

×

Demi Biaya Berobat Anak, Ayah Curi Kabel Tower di Payakumbuh

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi dihakimi massa. (Foto: Istimewa)

SERUNI.CO – Tak sanggup mengobati anak, pria asal Kampar, Riau dihakimi massa di Payolinyam, Kecamatan Payakumbuh Utara, Kota Payakumbuh karena nekat mencuri.

Hal tersebut diketahui sang istri sang suami ramai di media sosial. Aksi nekat pencurian kabel tower tersebut dipicu oleh desakan ekonomi untuk biaya pengobatan anak keduanya yang baru berusia dua bulan di Pekanbaru.

Melalui wawancara lewat akun Instagram @payakumbuhkini, sang istri mengungkapkan rasa kagetnya saat melihat rekaman video suaminya yang sudah berdarah-darah akibat amukan warga.

“Iya bang, saya pun kaget bang. Saya tidak tau kalau itu yang di kerjakan sama suami saya bang. Yang saya tau dia pergi kerja mangampas bang,” tuturnya, Minggu (30/8/2026) katanya.

Istri pelaku membeberkan bahwa keluarganya saat ini tengah membutuhkan dana besar untuk pengobatan buah hati kedua mereka.

Baca Juga  Rio Ebu Pratama Resmi Jabat Camat Koto Tangah Kota Padang

Bayi yang mengidap kelainan jantung tersebut sejatinya dijadwalkan untuk dirujuk dari Rumbio Jaya, Kabupaten Kampar, ke Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru.

“Anak kedua kami berusia 2 bulan sakit kelainan jantung, kondisinya sekarang sangat parah. Rencananya besok anak kedua kami ini akan dibawa dari Rumbio Jaya Kab. Kampar ke Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru, tapi karena ayahnya tertangkap gagal kami rujuk bang,” jelasnya.

Penderitaan keluarga ini tak berhenti di situ. Sang istri bercerita bahwa kondisi anak pertama mereka yang berusia tujuh tahun dan mengidap gangguan penglihatan (tunanetra) terus menanyakan keberadaan sang ayah.

Selama dua hari terakhir, sang anak selalu rewel dan tantrum karena tidak mendengar suara ayahnya.

Baca Juga  Honda Hayati Sumbar Kumpulkan 182 Kantong Darah Lewat Aksi CSR

“Jadi anak saya yang tunanetra ini setiap hari harus dengar suara ayahnya bang. Jadi ini udah 2 hari dia gak dengar suara ayahnya. Dia tantrum, ngamuk-ngamuk mana ayah mana ayah kataya, jadi aku juga bingung mau bilang apa lagi bang. Udah aku bilang kerja. Telpon lah telpon katanya,” paparnya.

Akibat sang suami tertangkap, keberangkatan medis menuju Pekanbaru pun dipastikan batal. Pihak keluarga memutuskan untuk mengubah tujuan perjalanan mereka.

“Karena gagal berangkat untuk berobat ke Pekenbaru. Rencananya kami besok ke Polres Payakumbuh bang melihat bapak anak-anak,” tutupnya.

Saat ini, tiga orang pelaku aksi pencurian kabel tower masing-masing bernama Azmi, Alul, dan Ildi telah resmi diamankan di Polres Payakumbuh untuk menjalani proses hukum. (*)