Berita

Video Maba UNP Berjalan Jongkok Viral, Kampus Beri Penjelasan

×

Video Maba UNP Berjalan Jongkok Viral, Kampus Beri Penjelasan

Sebarkan artikel ini
Universitas Negeri Padang (UNP), (Foto: Istimewa)

SERUNI.CO – Aktivitas sejumlah mahasiswa baru (Maba) Universitas Negeri Padang (UNP) berjalan jongkok saat memasuki area kampus menjadi perhatian setelah videonya beredar luas di media sosial.

Dalam vidio yang tersebar tersebut, para maba terlihat melakukan aktivitas itu di bawah pengawasan mahasiswa senior.

Para maba tampak mengenakan pakaian hitam putih dan berjalan jongkok secara beriringan.

Mereka juga menggunakan sejumlah atribut, seperti tulisan yang dikalungkan di leher serta perlengkapan di kepala.

Aktivitas tersebut kemudian menuai perhatian publik karena dinilai menyerupai kegiatan perpeloncoan terhadap mahasiswa baru.

Namun, Sekretaris UNP Erianjoni membantah anggapan tersebut. Ia menjelaskan, kegiatan berjalan jongkok bukan bagian dari perpeloncoan, melainkan pemanasan dan peregangan sebelum para maba mengikuti aktivitas di lingkungan kampus.

Baca Juga  Viral Video Siswi SMA di Langsa Jambak Hijab dan Tarik Kerah Baju Guru

“Bukan perpeloncoan, hanya semacam pemanasan, peregangan otot. Biar maba lebih fresh,” kata Erianjoni dilansir dari langgam.id, Rabu (19/8/2026).

Erianjoni menegaskan bahwa tidak ada aturan UNP yang mewajibkan mahasiswa baru berjalan jongkok ketika memasuki kampus.

Menurutnya, aktivitas tersebut merupakan inisiatif spontan mahasiswa senior di sejumlah program studi.

“Tidak ada kita model gitu, tapi beberapa di prodi. Tujuannya untuk mendidik adik-adik agar disiplin,” ujarnya.

Pihak kampus, kata Erianjoni, tetap melakukan pemantauan terhadap berbagai kegiatan yang diikuti mahasiswa baru.

Aktivitas tersebut tidak menjadi persoalan selama tidak melibatkan kekerasan atau tindakan yang merugikan maba.

Baca Juga  Wisatawan Asal Padang Pariaman yang Jatuh di Air Terjun Robo Harau Ditemukan Meninggal

“Selagi tidak ada kekerasan, masih kita pantau saja. Cuma berjalan jongkok, itu ada hubungan keakraban dan disiplin,” ungkapnya.

Menurut Erianjoni, kegiatan pemanasan juga dilakukan agar mahasiswa baru tetap bersemangat mengikuti rangkaian kegiatan di kampus.

“Kalau tidak begitu maba jadi ngantuk, tidur saja mereka. Maka itu diberikan pemanasan,” tuturnya.

Hingga saat ini, Erianjoni mengatakan pihak kampus belum menerima laporan mengenai adanya kekerasan terhadap mahasiswa baru dalam kegiatan tersebut.

“Selagi tujuan positif, tidak masalah. Sampai sekarang tidak ada laporan, tidak ada unsur kekerasan. Kalau enjoy, tidak masalah,” pungkasnya. (*)