Berita

Kota Padang Diterjang Hujan Deras, Banjir Rendam 15 Titik

×

Kota Padang Diterjang Hujan Deras, Banjir Rendam 15 Titik

Sebarkan artikel ini

SERUNI.CO – Guyuran hujan berintensitas tinggi yang melanda kawasan Kota Padang kemarin, Senin (3/8/2026) menyebabkan genangan banjir di 15 titik yang tersebar pada beberapa kawasan dan saat ini masih evakuasi warga yang terdampak.

Hingga saat ini, jajaran tim gabungan masih berjuang mengevakuasi masyarakat di sejumlah lokasi terdampak yang mengalami kondisi cukup parah.

Sekretaris BPBD Provinsi Sumbar, Ilham Wahab, menyampaikan bahwa pihaknya terus menjalin koordinasi intensif bersama BPBD Kota Padang, TNI, Polri, Basarnas, hingga jajaran relawan demi mengeksekusi penanganan darurat serta mengawal keselamatan warga.

“Sejumlah lokasi masih dalam proses evakuasi karena genangan air cukup tinggi dan dikhawatirkan membahayakan warga. Tim gabungan terus bergerak untuk mengevakuasi masyarakat yang membutuhkan bantuan,” kata Ilham Wahab, Selasa (4/8/2026).

Baca Juga  Diterjang Angin Kencang, Pohon Pinus Tumbang Timpa Mobil di Rimbo Kaluang

Sebaran Titik Evakuasi dan Wilayah Terdampak

Merujuk data sementara di lapangan, pascabanjir tindakan evakuasi masih difokuskan di beberapa titik, meliputi Lubuk Minturun, Sungai Lareh, RT 01 RW 01 Pasa Lalang (Kuranji), RT 02 RW 06 Lapau Munggu (Kuranji), serta kawasan Gunuang Sariak.

Di samping itu, sederet wilayah lain turut dilaporkan terendam banjir.

Sebaran lokasi tersebut mencakup Perumahan Abi Lumin, Lubuk Timpuruang Guo, Komplek Wahana II Kuranji, area belakang RSI Siti Rahmah Aia Pacah, belakang RSUD Rasyidin Aia Pacah, SDIT Alam AR Royan Bypass Pegambiran, SMP Negeri 27 Sungai Sapih di belakang Kantor Balai Kota, RT 01 RW 07 Pasa Lalang Kuranji, Lapau Banjuang Pasa Pagi Balaibaru Kuranji, hingga Jalan Usang Sungai Sapiah Simpang Perumahan Taman Asri III.

Baca Juga  KAI Divre II Sumbar Perketat Pemeriksaan Jalur Antisipasi Cuaca Ekstrem

Pemantauan Kondisi dan Imbauan Keselamatan

Ilham menegaskan, dinamika di lapangan senantiasa dipantau ketat mengingat potensi curah hujan yang berpeluang memicu kenaikan debit air di beberapa area.

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di daerah rawan banjir dan di sekitar aliran sungai, agar tetap waspada, mengikuti arahan petugas, serta segera mengungsi apabila kondisi dinilai membahayakan,” ujarnya.

BPBD Provinsi Sumbar juga konsisten menginventarisasi dampak kerusakan maupun menghimpun total warga yang terdampak.

Pembaruan data akan terus dilakukan menyelaraskan perkembangan situasi terkini di lokasi.

Sampai saat ini, jajaran petugas masih bersiaga penuh di berbagai titik genangan guna menjalankan prosedur evakuasi, pemantauan, serta penanganan darurat demi menekan risiko terhadap keselamatan warga. (*)