SERUNI.CO – Kepedulian nyata terhadap kesejahteraan masyarakat kembali ditunjukkan oleh jajaran kepolisian di Sumatera Barat (Sumbar).
Langkah ini diwujudkan melalui perbaikan hunian bagi warga yang membutuhkan di kawasan Kelurahan Pasie Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.
Agenda sosial kemasyarakatan tersebut diawali dengan prosesi peletakan batu pertama yang dipimpin langsung oleh jajaran Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumbar pada Rabu, 17 Juni 2026.
Kegiatan sosial tersebut menjadi salah satu rangkaian bakti sosial Polri. Program ini digulirkan dengan tujuan utama untuk membantu masyarakat agar bisa memperoleh hunian yang jauh lebih layak, aman, serta nyaman untuk ditempati bersama keluarga mereka.
Acara yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB itu dihadiri oleh Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Siddiq, unsur pemerintah kecamatan, perangkat kelurahan, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana yang penuh keakraban. Kehadiran aparat kepolisian bersama unsur pemerintah daerah pun mendapat sambutan positif dari warga sekitar yang turut menyaksikan jalannya program tersebut.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, yang kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa.
Prosesi doa bersama ini dipanjatkan sebagai bentuk harapan agar seluruh tahapan pembangunan dan renovasi rumah dapat berjalan dengan lancar hingga selesai.
Perwujudan Tanggung Jawab Moral dan Kepedulian Sosial
Program bedah rumah ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kondisi sosial masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan bantuan untuk memperbaiki tempat tinggal mereka.
Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Siddiq mengatakan bahwa peringatan Hari Bhayangkara tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi juga diwujudkan melalui aksi sosial yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, Polri memiliki tanggung jawab moral untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga membantu mengatasi berbagai persoalan sosial yang dihadapi warga.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa program bedah rumah merupakan salah satu upaya memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat melalui kegiatan yang memberikan manfaat secara langsung.
Selain membantu menyediakan tempat tinggal yang lebih layak, program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup penerima bantuan beserta keluarganya.
Kombes Pol. Reza juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari kehadiran Polri.
Simbolisasi Dimulainya Renovasi Hunian
Prosesi utama dari kegiatan ini ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan rumah oleh Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar.
Langkah simbolis tersebut kemudian diikuti oleh Sekretaris Camat Koto Tangah dan Lurah Pasie Nan Tigo.
Momen ini sekaligus menjadi simbol resmi dimulainya proses renovasi rumah yang dilakukan melalui program bedah rumah dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Usai pelaksanaan peletakan batu pertama, rombongan melanjutkan kegiatan dengan ramah tamah bersama warga serta meninjau langsung kondisi rumah yang akan direnovasi.
Melalui kegiatan ini, Polri berharap dapat terus mempererat kemitraan dengan masyarakat sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi warga yang membutuhkan. (*)












