Ekonomi

Volume Transaksi QRIS Bank Muamalat Melonjak 58,12 Persen

×

Volume Transaksi QRIS Bank Muamalat Melonjak 58,12 Persen

Sebarkan artikel ini

SERUNI.CO – Adanya pergeseran preferensi nasabah dalam melakukan transaksi keuangan disikapi oleh PT Bank Muamalat Indonesia Tbk dengan terus memacu pemanfaatan fitur pembayaran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) pada aplikasi mobile banking mereka, Muamalat DIN.

Guna mengimbangi perubahan perilaku konsumen tersebut, bank murni syariah pertama di Indonesia ini juga gencar memperbanyak jaringan merchant untuk memfasilitasi penerimaan pembayaran bagi para pelaku usaha.

Langkah strategis tersebut membuahkan hasil positif. Direktur PT Bank Muamalat Indonesia Tbk, Ricky Rikardo Mulyadi, mengungkapkan bahwa total transaksi yang menggunakan kanal QRIS hingga posisi Mei 2026 mencatatkan pertumbuhan signifikan sebesar 74,87% secara tahunan atau year on year (yoy).

Tren kenaikan tersebut diiringi pula oleh pertumbuhan volume transaksi sebesar 58,12% (yoy) pada periode yang sama.

“Pembayaran digital telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Oleh karenanya, kami terus mengoptimalkan Muamalat DIN, sekaligus melakukan penetrasi dan akuisisi merchant. Kolaborasi dengan merchant merupakan salah satu faktor kunci dalam meningkatkan adopsi digital dalam sistem pembayaran menggunakan QRIS,” ungkap Ricky mengenai pencapaian tersebut.

Baca Juga  BMM Salurkan Bantuan Ramadan 2026 ke 33.905 Penerima Manfaat

Pertumbuhan pada transaksi QRIS Muamalat ini berjalan beriringan dengan realisasi akuisisi mitra merchant yang mencatatkan kenaikan lebih dari tiga kali lipat per Mei 2026.

Sebagai informasi, layanan QRIS acquiring milik Bank Muamalat ini pertama kali diperkenalkan ke publik pada Januari 2022.

Fasilitas ini sengaja disiapkan bagi nasabah yang memiliki usaha, termasuk para pelaku di segmen UMKM yang telah memenuhi kriteria sebagai merchant QRIS.

Ricky menilai, pondasi ekosistem QRIS Bank Muamalat kini kian kokoh seiring dengan bertambahnya basis jaringan merchant.

Strategi pendekatan yang berbasis pada ekosistem ini dipandang sangat efektif karena mampu menstimulasi penggunaan instrumen digital secara langsung dalam kegiatan harian nasabah pascaproses literasi dilakukan.

Baca Juga  Muamalat DIN Sabet Penghargaan Sharia Mobile Banking Terbaik di ASR 2026

“Sesuai data internal kami, sebaran merchant tidak hanya terkonsentrasi di Jawa, melainkan sudah meluas ke berbagai wilayah di Tanah Air. Tren ini mencerminkan perluasan QRIS sebagai metode pembayaran digital yang lebih inklusif secara geografis di seluruh kepulauan,” kata Ricky.

Akselerasi yang menjanjikan pada sektor transaksi QRIS ini sekaligus menjadi indikator konkret atas keberhasilan implementasi strategi digitalisasi yang dijalankan oleh Bank Muamalat.

Transformasi di bidang digital ini tidak sekadar mendongkrak mutu layanan dan melahirkan ekosistem transaksi yang inklusif serta efisien, tetapi juga mempertegas daya saing kompetitif Bank Muamalat di peta industri perbankan syariah nasional.

“Dengan inovasi digital yang tetap berpijak pada nilai syariah, Bank Muamalat terus berkomitmen menghadirkan kemudahan transaksi yang modern, aman, dan penuh keberkahan,” tutup Ricky. (*)