Ekonomi

BPKH dan Bank Muamalat Perkuat Sinergi Layanan Haji Nasional

×

BPKH dan Bank Muamalat Perkuat Sinergi Layanan Haji Nasional

Sebarkan artikel ini

SERUNI.CO – Langkah strategis diambil oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) bersama PT Bank Muamalat Indonesia Tbk (Bank Muamalat) dalam memperkokoh kolaborasi pengembangan ekosistem layanan haji nasional.

Kerjasama lintas lembaga ini mencakup perluasan jaringan digital, kemudahan akses masyarakat, peningkatan pendaftaran jemaah baru, hingga penguatan perbankan syariah pendukung kebutuhan calon jemaah.

Komitmen tersebut dikukuhkan melalui agenda puncak Synergy Roadshow 2026 yang digelar di Hotel Santika Medan pada Jumat (14/8/2026).

Kota Medan menjadi muara penutup rangkaian acara yang sebelumnya telah melintasi lima kota besar lainnya, yakni Jakarta, Surabaya, Bandung, Yogyakarta, dan Makassar.

Gelaran ini dimanfaatkan BPKH dan Bank Muamalat sebagai ajang menyelaraskan strategi, mempererat koordinasi, serta memperluas jangkuan layanan haji di tingkat daerah.

Kemudahan dan Integrasi Digital Layanan Haji

Anggota Badan Pelaksana BPKH, Harry Alexander, mengutarakan bahwa kolaborasi kedua pihak diproyeksikan untuk menciptakan fasilitas yang praktis, responsif, dan terpadu bagi masyarakat.

“Yang terpenting adalah bagaimana sinergi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi calon jemaah di seluruh Indonesia, mulai dari akses terhadap layanan hingga kemudahan dalam mempersiapkan kebutuhan ibadah haji,” ujar Harry.

Baca Juga  Pembiayaan KPR iB Hijrah Baitullah Bank Muamalat Melonjak 4 Kali Lipat Juni 2026

Harry menerangkan, salah satu fokus utama yang digarap yakni mengoptimalkan fungsi BPKH Apps guna mendukung keterpaduan pembukaan rekening setoran awal maupun pelunasan haji.

Di samping itu, kolaborasi ini menyasar akuisisi pendaftar baru, aktivitas cross selling, pengelolaan likuiditas dana haji, serta integrasi payment gateway Bank Muamalat untuk transaksi digital.

Dampak Multiplier dan Inovasi Perbankan Syariah

Direktur Utama Bank Muamalat, Imam Teguh Saptono, menyampaikan bahwa gelaran Synergy Roadshow 2026 menjadi sarana efektif dalam memperkuat simpul koordinasi serta menangkap potensi pengembangan di sektor haji dan umrah.

“Medan merupakan lokasi terakhir penyelenggaraan Synergy Roadshow 2026 setelah sebelumnya digelar di Jakarta, Surabaya, Bandung, Yogyakarta, dan Makassar,” sebut Imam.

Imam menambahkan bahwa integrasi ini bertujuan menghadirkan nilai tambah yang berkesinambungan bagi masyarakat luas.

“Sinergi BPKH dan Bank Muamalat merupakan upaya bersama untuk menghadirkan layanan, produk, dan nilai tambah yang semakin baik bagi masyarakat. Haji dan umrah merupakan ekosistem besar yang memiliki multiplier effect bagi berbagai sektor ekonomi dan sosial. Melalui kolaborasi ini kami ingin memperkuat layanan sekaligus memberikan kebermanfaatan yang berkelanjutan,” ujar Imam.

Baca Juga  Bank Muamalat Raih Penghargaan atas Inovasi Digital Pembayaran

Guna mendukung kemudahan transaksi, Bank Muamalat terus melakukan transformasi digital, seperti menghadirkan fitur Bank Haji di aplikasi Muamalat DIN, simplifikasi alur pendaftaran dan pelunasan, hingga optimalisasi Kartu Haji Indonesia.

Komitmen Tata Kelola dan Ekosistem Syariah

Selain pembenahan sisi digital, BPKH dan Bank Muamalat turut memfokuskan kerjasama pada penguatan edukasi publik, perbaikan alur operasional layanan, penyediaan jasa kustodian, serta penciptaan inovasi pendukung tata kelola yang transparan.

Langkah penguatan ini diharapkan berjalan selaras dengan pertumbuhan bisnis Bank Muamalat sebagai penopang ekosistem keuangan syariah di Tanah Air.

Melalui penutupan Synergy Roadshow 2026 di enam kota tersebut, BPKH dan Bank Muamalat menegaskan komitmennya untuk menyajikan layanan haji yang aman, terintegrasi, serta mudah diakses oleh seluruh calon jemaah.