HeadlineOlahraga

Andoni Iraola Dinilai Lebih Ideal Tangani AC Milan Dibanding Xavi Hernandez

×

Andoni Iraola Dinilai Lebih Ideal Tangani AC Milan Dibanding Xavi Hernandez

Sebarkan artikel ini

SERUNI.CO – Manajemen AC Milan tengah melakukan perombakan besar-besaran yang membuat kursi kepelatihan klub menjadi komoditas panas.

Di tengah munculnya deretan nama baru, dua juru taktik asal Spanyol, Andoni Iraola dan Xavi Hernandez, dilaporkan menjadi kandidat kuat untuk memimpin Rossoneri.

Terkait bursa pelatih tersebut, jurnalis terkemuka asal Spanyol, Jorge Garcia, memberikan analisis menarik.

Menurut pandangannya, bos Bournemouth, Andoni Iraola, mempunyai profil yang jauh lebih ideal untuk menakhodai AC Milan saat ini ketimbang mantan pelatih Barcelona, Xavi Hernandez.

Pencarian arsitek baru ini merupakan buntut dari keputusan radikal yang diambil manajemen AC Milan pada Senin (25/5/2026) waktu setempat.

Kegagalan klub dalam mengamankan tiket kualifikasi Liga Champions untuk musim 2026-2027 memicu terjadinya pemecatan massal.

Manajemen Milan mendepak Massimiliano Allegri dari kursi pelatih kepala. Langkah pembersihan ini juga diikuti dengan pencopotan Direktur Olahraga Igli Tare, Direktur Teknis Geoffrey Moncada, serta CEO Giorgio Furlani.

Untuk saat ini, Zlatan Ibrahimovic yang memegang peran sebagai penasihat pemilik klub menjadi satu-satunya figur senior yang bertahan di San Siro.

Kendati demikian, gelombang protes yang disuarakan oleh para suporter kini mulai mendesak legenda asal Swedia tersebut untuk ikut meletakkan jabatannya.

Baca Juga  AC Milan Bidik Oliver Glasner Jadi Pengganti Massimiliano Allegri

Fleksibilitas Taktis Iraola Jadi Nilai Plus

Lewat wawancara eksklusif bersama TMW, Jorge Garcia memaparkan alasan di balik kelayakan Iraola sebagai solusi tepat guna mengisi kekosongan nakhoda Milan.

Aspek utama yang menjadi keunggulan Iraola adalah kemampuan adaptasinya yang sangat luar biasa.

“Iraola selalu mampu menyesuaikan diri dengan materi pemain yang tersedia di setiap klub yang dia datangi,” ujar Garcia kepada TMW.

Catatan karier Iraola sejauh ini memang telah membuktikannya. Sebelum berhasil unjuk gigi di kompetisi seketat Premier League bersama Bournemouth, ia sudah lebih dulu merintis karier taktisnya mulai dari Siprus, Mirandes, hingga sukses membawa Rayo Vallecano tampil mengejutkan di panggung La Liga.

Dari segi gaya permainan, Iraola dikenal dengan skema sepakbola vertikal yang pragmatis sekaligus agresif.

Sistem yang diterapkannya menuntut tim untuk mengalirkan bola ke wilayah pertahanan musuh secara cepat, yang dikombinasikan dengan metode tekanan tinggi (high pressing) yang diinisiasi sejak lini depan.

Filosofi Xavi Terlalu Rumit untuk Skuad Milan Saat Ini

Sebaliknya, Garcia melihat adanya risiko besar apabila AC Milan memaksakan langkah untuk mendatangkan Xavi Hernandez.

Baca Juga  Cari Tantangan Baru, Rafael Leao Resmi Umumkan Bakal Tinggalkan AC Milan

Karakteristik materi pemain yang berada di San Siro saat ini dianggap kurang serasi dengan filosofi sepakbola yang dianut oleh sang legenda Barcelona.

Berdasarkan analisis Garcia, gaya permainan yang diusung Xavi memerlukan fondasi lini belakang yang sangat spesifik. Hal tersebut merupakan sesuatu yang belum dipunyai oleh AC Milan dalam waktu dekat.

“Saya rasa akan lebih rumit bagi Milan untuk beradaptasi dengan gaya Xavi dibandingkan dengan Iraola, jika kita melihat komposisi skuad mereka hari ini,” kata Garcia.

Ia menjelaskan lebih jauh bahwa sistem taktik Xavi sangat bergantung pada eksistensi bek tengah yang dibekali visi serta kualitas mumpuni untuk mengawali serangan dari bawah (build-up from the back).

Garcia menjabarkan contoh profil bek yang ideal bagi Xavi adalah seperti Leonardo Bonucci di masa jayanya.

Secara taktis, pendekatan yang dibawa Iraola dinilai memiliki kemiripan dengan fondasi yang ingin dikembangkan oleh Allegri sebelumnya, tetapi dibekali sentuhan modernitas serta intensitas yang jauh lebih tinggi.

Berdasarkan kesesuaian komposisi pemain inilah, Iraola dinilai sebagai pilihan paling logis sekaligus menjanjikan bagi masa depan AC Milan.