SERUNI.CO – Dunia pendidikan kembali digemparkan oleh aksi kekerasan yang melibatkan seorang siswi terhadap tenaga pendidik.
Sebuah video berdurasi 25 detik viral di media sosial sejak Jumat siang (24/4/2026), memperlihatkan tindakan tidak terpuji seorang siswi SMA yang menyerang gurunya di dalam ruang kelas.
Dalam potongan video tersebut, tampak seorang siswi mengenakan seragam batik dan rok abu-abu terlibat perdebatan sengit dengan seorang guru perempuan.
Meski penyebab pasti pertikaian belum diketahui, siswi tersebut terlihat sangat emosional, membentak, hingga menunjuk-nunjuk gurunya.
Kronologi Aksi Kekerasan dalam Kelas
Ketegangan memuncak saat siswi tersebut melakukan kontak fisik secara brutal. Ia terlihat menjambak hijab yang dikenakan sang guru hingga mendesak tubuh pengajar tersebut ke arah papan tulis.
Tidak berhenti di situ, siswi tersebut juga menarik kerah baju guru seolah ingin mencekik tubuhnya.
Peristiwa ini memicu keprihatinan mendalam, terlebih dalam video tersebut tampak seorang guru lain yang berada di lokasi namun hanya menonton kejadian tanpa melakukan intervensi.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak sekolah maupun dinas terkait, namun kabar yang beredar menyebutkan peristiwa ini terjadi di sebuah SMA di daerah Langsa, Aceh.
Kecaman Warganet Terkait Degradasi Karakter Siswa
Aksi kekerasan ini langsung menuai reaksi keras dari warganet. Banyak yang menilai kejadian ini merupakan potret nyata kurangnya pendidikan karakter dan hilangnya rasa hormat siswa terhadap guru di lingkungan sekolah.
Beberapa komentar menyoroti lemahnya perlindungan terhadap profesi guru dan kebijakan pendidikan yang dianggap terlalu memanjakan siswa.
“Apakah ini karena sekolah cuma dijadikan tempat mengejar angka, tapi lupa membangun karakter,” ujar akun @urya_suryana.
Komentar lain datang dari @sixbalax yang menuliskan, “Udah direndahkan derajatnya sama pemerintah, trus direndahkan oleh orangtua yang memanjakan anaknya, trus sekarang direndahkan juga oleh siswanya sendiri.”
Kritik tajam juga disampaikan oleh akun @luckyguysoeasy yang merasa profesi guru semakin terhimpit oleh berbagai faktor.
“Kenapa ya makin kesini makin dihinakan aja nih profesi Guru?? udahlah dihinakan pemerintah dengan gaji kyk gitu, dihinakan ortu klo anaknya kena hukuman di sekolah… siswanya malah tambah kurang ajar gara2 aturan baru yg memanjakan mereka,” tulisnya.
Peristiwa memilukan ini menambah daftar panjang kasus kekerasan di dunia pendidikan Indonesia yang diharapkan dapat menjadi evaluasi serius bagi pemerintah dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. (*)












