SERUNI.CO – Prestasi membanggakan di kancah internasional berhasil ditorehkan oleh Shasmecka Nafisa Harjo, siswi kelas XII.F3.1 SMAN 1 Solok.
Shasmecka sukses diterima di dua perguruan tinggi di Amerika Serikat, sebuah pencapaian yang menjadi jembatan baginya untuk mewujudkan cita-cita di bidang medis dan laboratorium.
Langkah menyeberangi samudra untuk menempuh pendidikan tinggi ini didasari oleh rencana keluarga besarnya.
Shasmecka sendiri bukan orang asing bagi Amerika Serikat, ia pernah menetap di sana selama tujuh tahun, tepatnya pada usia 9 hingga 16 tahun.
“Keinginan untuk kembali ke Amerika sangat tinggi karena rencana keluarga yang akan pindah dan menetap di sana, tepatnya di Charlotte, North Carolina,” ungkap Shasmecka, Sabtu (2/5/2026).

Perjuangan Melawan Culture Shock dan Birokrasi
Kembali ke sistem pendidikan Indonesia sempat memberikan tantangan tersendiri bagi Shasmecka.
Ia mengaku mengalami culture shock akibat perbedaan sistem pembelajaran yang lebih intens.
Untuk beradaptasi, ia menerapkan disiplin ketat pada mata pelajaran kimia, biologi, matematika lanjut, dan sosiologi, sembari menjaga standar nilai akademik di atas angka 80.
Selain kendala akademik, proses pendaftaran secara mandiri juga diwarnai kerumitan birokrasi dokumen.
Shasmecka harus menerjemahkan rapor secara resmi dan menyiapkan surat rekomendasi dalam bahasa Inggris melalui komunikasi intensif dengan guru sekolah.
“Semua hal termasuk rapor harus di translate-kan dan kadang sekolah tidak menyediakan pelayanan tersebut. Jadi saya sendiri terpaksa mencari orang yang bisa membantu translate transcrip saya secara resmi,” jelasnya.
Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada Ibu Yatri dan Ibu Febrinar Iswanti atas dukungan besar dalam penyiapan dokumen rekomendasi tersebut.
Strategi Akademis dan Jalur Community College
Pencapaian ini diraih Shasmecka secara mandiri dengan dukungan penuh sang ayah yang telah menetap di Amerika Serikat.
Ia memilih strategi taktis dengan menempuh pendidikan di Central Piedmont Community College terlebih dahulu sebelum nantinya mentransfer kredit ke University of North Carolina Charlotte (UNCC).
Saat ini, Shasmecka telah menyelesaikan orientasi daring sepekan lalu. Ia dijadwalkan memulai perkuliahan daring pada Agustus mendatang dan bertolak ke Amerika Serikat pada Oktober 2026.
Tips Menembus Kampus Luar Negeri
Sebagai motivasi bagi rekan sejawatnya, Shasmecka membagikan kunci keberhasilan dalam menembus standar pendidikan global:
- Melakukan riset mandiri sejak dini terkait prosedur transkrip nilai bahasa Inggris.
- Mempersiapkan tes kemampuan bahasa Inggris (TOEFL, IELTS, atau Duolingo) jauh-jauh hari.
- Memahami jenis visa pelajar internasional (kategori F-1, M-1, atau J-1).
- Mempertimbangkan jalur community college sebagai alternatif jembatan menuju universitas besar. (*)










