Berita

Remaja 14 Tahun Terseret Ombak di Pantai Muaro Putuih Agam

×

Remaja 14 Tahun Terseret Ombak di Pantai Muaro Putuih Agam

Sebarkan artikel ini

SERUNI.CO – Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap seorang remaja yang dilaporkan tenggelam setelah terseret ombak di Pantai Muaro Putuih, Nagari Tiku Limo Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Rabu (15/7/2026).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Padang, Abdul Malik, melaporkan bahwa pihaknya menerima informasi kejadian dari Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Agam, Abdul Ghafur, pada pukul 12.55 WIB.

Korban diketahui bernama Berkat Saputra Lavau (14), warga Pantai Muaro Putuih, Nagari Tiku Limo Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam.

“Berdasarkan laporan yang diterima, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.43 WIB. Saat itu korban sedang mandi bersama teman-temannya di pantai sebelum terseret ombak dan tenggelam,” dalam laporannya.

Baca Juga  BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Sumatera Barat Periode 19 hingga 21 Agustus 2026

“Teman-teman korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada masyarakat setempat. Warga langsung melakukan pencarian di sekitar lokasi, namun hingga laporan diterima Basarnas, korban belum berhasil ditemukan,” tulisnya lagi.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Rescue Unit Siaga SAR Agam berangkat menuju lokasi kejadian pada pukul 13.08 WIB dengan kekuatan tujuh personel.

Lokasi kejadian berada sekitar 28 kilometer dari Unit Siaga SAR Agam dengan estimasi waktu tempuh sekitar 46 menit.

Tim SAR tiba di lokasi pada pukul 13.48 WIB. Setibanya di lokasi, petugas langsung berkoordinasi dengan unsur terkait dan memulai pencarian di sekitar lokasi korban diduga tenggelam.

Hingga pukul 18.00 WIB, operasi pencarian belum membuahkan hasil. Tim SAR kemudian menghentikan sementara operasi karena kondisi mulai gelap dan akan melanjutkan pencarian pada Kamis (16/7/2026) mulai pukul 07.00 WIB.

Baca Juga  Dihantam Ombak Besar di Bukit Lampu Padang, Dua Pemancing Terjatuh ke Laut

Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur SAR gabungan, yakni Rescuer Unit Siaga SAR Agam sebanyak tujuh personel, Basarnas Padang lima personel, BPBD Kabupaten Agam lima personel, Polri tujuh personel, PMI sembilan personel, serta dua orang perangkat nagari.

Dalam operasi tersebut, tim menggunakan berbagai peralatan pendukung, di antaranya truk personel, motor trail, LCR beserta mesin tempel, peralatan SAR air, peralatan medis, peralatan komunikasi, serta perlengkapan pendukung lainnya.

Saat pelaksanaan operasi, kondisi cuaca di lokasi dilaporkan berawan dengan kecepatan angin sekitar 9 knot. (*)