SERUNI.CO – Akses lalu lintas di Jalan Padang-Painan, tepatnya di kilometer 17, sempat mengalami hambatan pada Minggu pagi (7/6/2026) sekitar pukul 05.45 WIB.
Hal ini disebabkan oleh tumbangnya satu unit pohon rambutan berukuran panjang sekitar 10 meter dengan diameter batang mencapai 50 sentimeter yang melintang tepat di atas badan jalan.
Peristiwa yang terjadi ketika sebagian besar warga masih tertidur tersebut dipicu oleh kondisi fisik pohon yang sudah mengalami pelapukan.
Akibat pelapukan ini, batang pohon tidak lagi sanggup untuk menahan beban berat dari struktur batang serta rimbunnya ranting.
Respons Cepat dan Sinergi Evakuasi di Lapangan
Mengetahui insiden tersebut, warga segera meneruskan laporan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menegaskan bahwa pihaknya langsung merespons laporan tersebut dan segera melakukan koordinasi untuk penanganan darurat di tempat kejadian.
Guna mengatasi penyumbatan jalur, Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) BPBD Kota Padang langsung diterjunkan ke lokasi.
Proses evakuasi ini dipimpin langsung di bawah komando Kalaksa BPBD bersama Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Kabid KL).
Para petugas di lapangan bergerak taktis memotong dan membersihkan material pohon yang menutup jalan.
“Anggota TRC PB BPBD Kota Padang segera turun ke lokasi untuk membersihkan pohon tumbang di Jalan Padang-Painan Km 17. Penanganan berjalan lancar dan akses jalan sudah bisa kembali digunakan oleh masyarakat,” ujar Hendri Zulviton, Minggu (7/6/2026).
Kelancaran proses sterilisasi ini tidak lepas dari adanya kolaborasi yang kompak antara petugas penanggulangan bencana dengan masyarakat setempat.
“Kerja sama tim BPBD dan warga sekitar menjadi faktor penting yang mempercepat penyelesaian gangguan pada jalur tersebut,” jelas Hendri.
Kondisi Terkini, Arus Lalu Lintas Kembali Normal Tanpa Korban
Merujuk pada data laporan resmi yang dikeluarkan oleh BPBD Kota Padang, peristiwa pohon tumbang di kawasan Jalan Padang-Painan ini dipastikan tidak memakan korban jiwa maupun korban luka-luka.
Selain itu, nilai kerugian materiel yang ditimbulkan dari kejadian ini juga dilaporkan nihil.
Hingga saat ini, situasi dan kondisi di lokasi kejadian terpantau sudah sepenuhnya kondusif serta kembali normal.
Sisa-sisa batang pohon rambutan yang sempat menutup arus kendaraan di kilometer 17 telah bersih total dari badan jalan, sehingga para pengendara kini dapat melintasi jalur Padang-Painan kembali tanpa adanya gangguan.
Insiden ini sekaligus menjadi pengingat bersama, baik bagi warga masyarakat maupun instansi terkait, untuk meningkatkan kewaspadaan dan memeriksa kondisi pepohonan besar di sepanjang tepian jalan raya.
Langkah antisipasi berkala perlu dilakukan, terutama pada pohon yang terindikasi mengalami pelapukan, guna mengantisipasi munculnya kejadian serupa di kemudian hari. (*)












