SERUNI.CO – Cuaca buruk berupa hujan lebat disertai angin kencang yang melanda wilayah Kota Padang kembali memicu terjadinya pohon tumbang.
Kali ini, sebuah pohon dilaporkan tumbang di Jalan Perintis Kemerdekaan, tepatnya di depan Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Universitas Andalas, Kelurahan Jati, Kecamatan Padang Timur, Sabtu (16/5/2026) malam sekitar pukul 19.30 WIB.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Hendri Zulviton, menyampaikan bahwa insiden ini dipicu oleh hujan deras dan angin kencang yang melanda kawasan tersebut.
Pohon yang tumbang merupakan jenis asam kuranji dengan ukuran yang cukup besar, yakni panjang mencapai kurang lebih 12 meter dan diameter sekitar 55 sentimeter.
“Pohon tumbang terjadi akibat hujan dan angin kencang yang terjadi di Kota Padang, sehingga menyebabkan terhambatnya trotoar untuk pengguna jalan kaki serta aliran air di bandar (selokan),” jelas Hendri Zulviton dalam laporan tertulisnya.
Meskipun pohon tumbang tersebut sempat menutup fasilitas pejalan kaki dan menyumbat saluran air, pihak BPBD memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka (nihil) dalam peristiwa ini.
Mendapat laporan terkait kejadian tersebut, Anggota Rescue PB BPBD Kota Padang langsung dikerahkan ke lokasi.
Proses evakuasi dan pemotongan batang pohon dipimpin langsung di bawah komando Kalaksa BPBD bersama Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Kabid KL).
Pembersihan material pohon di lapangan dilakukan secara bergotong royong bersama tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kota Padang, Camat Padang Timur, Lurah Jati, serta anggota Dubalang setempat. Sinergi ini membuat proses pembersihan berjalan lebih cepat dan efisien.
Pihak BPBD Kota Padang mengonfirmasi bahwa pengerjaan dan evakuasi pohon asam kuranji di depan RSGM Unand tersebut kini telah selesai dikerjakan.
“Jalur trotoar bagi pejalan kaki dan aliran air yang sempat tersumbat kini sudah kembali bersih dan berfungsi normal,” pungkasnya.
Pemerintah kota mengimbau warga pengguna jalan untuk tetap berhati-hati saat melintasi area yang rawan pohon tumbang, terutama pada saat cuaca ekstrem melanda wilayah Kota Padang. (*)












