Berita

Pemko Padang Jamin Tidak Ada Anak Putus Sekolah Karena Biaya

×

Pemko Padang Jamin Tidak Ada Anak Putus Sekolah Karena Biaya

Sebarkan artikel ini

SERUNI.CO – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Padang kembali mempertegas komitmennya dalam menjamin hak pendidikan seluruh anak di Kota Padang.

Pemerintah memastikan tidak boleh ada pelajar yang putus sekolah atau kehilangan akses pendidikan layak hanya karena terkendala faktor ekonomi.

Komitmen ini dibuktikan melalui langkah responsif tim Disdikbud Padang dalam menangani kasus dua siswa di salah satu Madrasah Aliyah Swasta (MAS) yang sempat terhambat mengikuti proses belajar-mengajar.

Kedua siswa tersebut diketahui mengalami kendala akibat tunggakan uang sekolah dan biaya seragam.

Respons Cepat Sesuai Instruksi Wali Kota

Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang, Yopi Krislova, mengungkapkan bahwa Wali Kota Padang, Fadly Amran, langsung menginstruksikan jajaran Disdikbud untuk melakukan penelusuran lapangan.

Baca Juga  Wujudkan Smart City, Pemko Padang Resmi Terapkan Sistem E-Audit Terintegrasi

Tim yang dipimpin oleh Sekretaris Disdikbud beserta Kabid SMP bergerak cepat guna mencari solusi bagi kedua pelajar tersebut.

Sebagai langkah nyata, Pemerintah Kota (Pemko) Padang telah menyerahkan bantuan langsung di panti asuhan tempat kedua siswa tersebut tinggal.

Penyerahan bantuan pada Jumat (8/5/2026) ini turut disaksikan oleh Kepala Perwakilan Ombudsman Sumatera Barat, Adel Wahidi, guna memastikan transparansi pelayanan publik.

“Sesuai permintaan kedua siswa tersebut, kita juga carikan sekolah baru. Ini bentuk dari upaya Pemko Padang untuk memastikan tidak ada pelajar yang tidak mendapatkan akses pendidikan layak,” ujar Yopi Krislova, Sabtu (9/5/2026).

Target Angka Tidak Sekolah (ATS) Hingga Nol Persen

Langkah preventif ini merupakan bagian dari implementasi Program Unggulan (Progul) “Padang Juara”.

Baca Juga  Mobil Masuk Jurang Lembah Anai, 7 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

Pemko Padang menargetkan untuk menekan Angka Tidak Sekolah (ATS) hingga menyentuh titik nol, sehingga setiap anak di Padang memiliki masa depan yang terjamin melalui pendidikan.

“Prinsipnya, sesuai Progul Padang Juara dan perintah Bapak Wali Kota, Pemerintah Kota Padang memastikan tidak ada anak yang tidak sekolah. Bahkan kita ingin menekan Angka Tidak Sekolah (ATS) hingga titik nol,” tegas Kepala Disdikbud Padang.

Melalui kejadian ini, Disdikbud Padang berharap adanya komunikasi yang lebih proaktif antara pihak sekolah dan wali murid.

Diharapkan ke depannya, kendala finansial tidak lagi menjadi penghalang bagi generasi muda di Kota Padang untuk menuntut ilmu. (*)