SERUNI.CO – Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) menyatakan kesiapan penuh untuk bertindak sebagai tuan rumah dua cabang olahraga unggulan dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat (Sumbar).
Ajang olahraga terbesar di tingkat provinsi ini dijadwalkan berlangsung pada 2 hingga 14 Oktober 2026 mendatang.
Dua cabang olahraga yang akan digelar di Pasbar adalah grasstrack dan arung jeram.
Seluruh pertandingan akan dipusatkan di kawasan wisata olahraga Peridon Siap Maju, Jorong Aek Nabirong, Nagari Pematang Panjang, Kecamatan Koto Balingka.
Dukungan Penuh Fasilitas dan Peralatan
Kesiapan tersebut dikonfirmasi oleh pemilik kawasan Peridon Siap Maju, Najjar Lubis, saat survei venue bersama Ketua Panitia Porprov Sumbar, Dr. Septri, Jumat (1/5/2026).
Sebagai putra daerah, Najjar berkomitmen memberikan fasilitas terbaik demi kesuksesan acara.
“Silakan gunakan seluruh fasilitas di sini untuk kesuksesan Porprov. Hanya satu yang saya ingin, pelaksanaan Porprov di Pasbar harus sukses. Sebagai putra daerah, saya malu jika Porprov tidak sukses di sini,” tegas Najjar Lubis.
Pihak pengelola tidak hanya menyiapkan venue, tetapi juga menjamin akses jalan serta akomodasi bagi panitia, wasit, juri, hingga atlet.
Bahkan, pihak Peridon berencana menambah unit peralatan utama dengan membeli tujuh set perahu karet baru untuk memenuhi standar perlombaan.
Kualitas Venue Berstandar Internasional
Ketua Pengprov Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Sumbar, Rio Hardevis, memberikan nilai positif terhadap lokasi sungai di Peridon.
Menurutnya, karakteristik sungai di kawasan tersebut sangat layak, tidak hanya untuk level provinsi, tetapi juga untuk kejuaraan nasional maupun internasional.
Selain arung jeram, Sirkuit Peridon yang akan menjadi lokasi grasstrack juga terus disempurnakan.
Sirkuit ini memiliki rekam jejak yang baik dan dijadwalkan akan menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) pada Juli 2026 sebagai ajang pemanasan sebelum Porprov.
Progres Tercepat di Sumatera Barat
Ketua Panitia Porprov Sumbar, Dr. Septri, mengapresiasi progres Pasaman Barat yang dinilai jauh lebih siap dibandingkan daerah lain.
Kolaborasi antara pemerintah daerah dengan sektor swasta dianggap sebagai langkah cerdas di tengah keterbatasan anggaran.
“Kami mendorong KONI Pasbar segera melengkapi administrasi agar bisa ditetapkan sebagai tuan rumah pada Rakornis KONI, 9 Mei mendatang,” ujar Dr. Septri.
Saat ini, terdapat 12 daerah yang mengajukan diri sebagai tuan rumah bersama Porprov XVI Sumbar untuk mempertandingkan total 53 cabang olahraga.
KONI Sumbar terus melakukan percepatan koordinasi guna memastikan seluruh persiapan berjalan sesuai jadwal. (*)












