Berita

Mobil Dinas Wagub Sumbar Vasko Ruseimy Kecelakaan, Ringsek Berat

×

Mobil Dinas Wagub Sumbar Vasko Ruseimy Kecelakaan, Ringsek Berat

Sebarkan artikel ini

SERUNI.CO – Kendaraan dinas yang membawa Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Barat (Sumbar), Vasko Ruseimy, mengalami kecelakaan lalu lintas saat menjalankan agenda kedinasan, Senin dini hari (18/5/2026) sekitar pukul 01.30 WIB.

Kejadian tersebut terjadi ketika rombongan Pemerintah Provinsi Sumbar sedang menempuh perjalanan dinas dari Solok Selatan menuju arah Kota Padang.

Kabar mengenai peristiwa ini dikonfirmasi langsung lewat akun Instagram resmi milik Vasko Ruseimy dengan nama pengguna @vasco_ruseimy.

Dalam publikasi tersebut, mobil dinas yang dikendarai oleh Wagub dilaporkan terlibat benturan dengan kendaraan lain, yang mengakibatkan kerusakan cukup parah pada area depan mobil.

Menilik dokumentasi video yang diunggah ke jejaring media sosial, Vasko saat itu tengah menumpangi kendaraan dinas berupa SUV Hyundai Palisade berwarna putih dengan pelat nomor merah BA 2.

Bagian depan mobil dinas tersebut tampak ringsek berat akibat benturan keras yang terjadi dalam kecelakaan.

Pasca-insiden tersebut, Vasko Ruseimy segera dievakuasi ke fasilitas kesehatan paling dekat guna mendapatkan penanganan medis.

Berdasarkan rekaman video yang dibagikan, orang nomor dua di Sumbar itu terlihat langsung menjalani serangkaian pemeriksaan serta perawatan dari tim medis demi memastikan kondisi kesehatannya setelah kecelakaan.

Baca Juga  BK DPRD Banten Pelajari Sistem Pengawasan Etik DPRD Sumbar

Melalui unggahan di media sosialnya, Vasko mengungkapkan bahwa detik-detik saat peristiwa tabrakan berlangsung terasa sangat mencekam bagi dirinya dan tim di lapangan.

“Meski dalam beberapa detik saat kecelakaan terjadi, kami hanya bisa pasrah dan berserah diri kepada Allah SWT, karena situasinya begitu mencekam dan terasa sangat dekat dengan maut,” tulis Vasko Ruseimy dalam unggahan media sosialnya.

Ia mengaku sangat bersyukur lantaran dirinya beserta rombongan masih diberikan keselamatan dalam musibah tersebut.

Vasko menilai peristiwa ini sebagai pengingat berharga atas nikmat kehidupan yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa.

Dirinya juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas segala doa dari masyarakat yang membuat ia dan timnya selamat, sehingga masih memperoleh kesempatan melanjutkan pengabdian bagi daerah.

Menurut pandangannya, perjalanan dinas yang dilakukan untuk menjangkau berbagai wilayah di Sumbar memang menyimpan tantangan tersendiri.

Medan jalan yang tergolong berat, jarak antardaerah yang relatif jauh, hingga akses menuju area pelosok menjadi bentuk risiko nyata yang senantiasa dihadapi oleh jajaran pemerintah daerah demi memberikan pelayanan bagi publik.

Kendati demikian, Vasko menegaskan komitmennya bersama jajaran pemerintah untuk tetap turun langsung ke lapangan.

Baca Juga  KAI Divre II Sumbar Perkuat Layanan Digital dan Sistem Paperless

Langkah ini diambil agar seluruh lapisan masyarakat, khususnya yang berada di kawasan terpencil, dapat merasakan kehadiran pemerintah secara nyata.

Ia menyampaikan pula bahwa orientasi pelayanan publik tidak boleh hanya terbatas pada penyusunan laporan di atas kertas saja, melainkan wajib direalisasikan lewat kehadiran langsung dari pihak pemerintah di tengah-tengah kehidupan masyarakat.

Pada bagian akhir dari pernyataannya, Vasko Ruseimy memohon keikhlasan doa dari seluruh masyarakat Sumbar agar dirinya bersama tim senantiasa dilimpahi kesehatan, keselamatan, sekaligus kekuatan untuk menuntaskan amanah dalam melayani warga.

Berita mengenai kecelakaan ini pun segera memicu gelombang simpati yang luas dari warga net di media sosial.

Kolom komentar pada unggahan Instagram Vasko terpantau dibanjiri oleh doa dan harapan agar dirinya bisa lekas pulih.

Salah satu bentuk dukungan moril datang dari tokoh publik Sherly Annavita yang menyematkan doa demi kesembuhan Vasko.

Selain itu, pembuat konten asal Kota Padang melalui akun @Jibidjib turut menyampaikan simpati serta berharap sang Wagub Sumbar dapat segera pulih setelah mengalami musibah saat menjalankan tugas negara tersebut. (*)