Olahraga

Masa Depan Modric hingga Leao di AC Milan Menjadi Teka-Teki

×

Masa Depan Modric hingga Leao di AC Milan Menjadi Teka-Teki

Sebarkan artikel ini

SERUNI.CO – Manajemen AC Milan akhirnya menentukan sikap mengenai kelanjutan karier sejumlah pemain pilarnya yang belakangan ini kerap diisukan bakal hengkang.

Beberapa nama yang masa depannya tengah menjadi sorotan hangat antara lain Luka Modric, Rafael Leao, Christian Pulisic, Ruben Loftus-Cheek, dan Fikayo Tomori.

Situasi ini mencuat menyusul performa Rossoneri yang fluktuatif sepanjang musim 2025/2026. Sempat kokoh di peringkat kedua dalam sebagian besar musim ini, performa Milan justru merosot tajam pada bulan April dengan hanya mengemas empat poin dari enam laga.

Akibat tren negatif tersebut, skuad asuhan Massimiliano Allegri tersebut bahkan hampir terlempar dari zona empat besar Serie A.

Titik Terang Tiket Liga Champions dan Dampaknya pada Kontrak Pemain

Asa Milan untuk mengamankan tiket Liga Champions musim depan kembali terbuka lebar pada hari Minggu.

Rossoneri sukses memetik kemenangan 2-1 atas Genoa di kandang, yang menjadi poin penuh pertama mereka dalam empat laga terakhir.

Di saat yang sama, Juventus takluk 2-0 dari Fiorentina. Hasil ini menempatkan Milan di posisi ketiga dengan keunggulan dua poin atas Como yang berada di peringkat kelima, tepat menjelang pekan terakhir Serie A.

Faktor kelolosan ke kompetisi antarklub tertinggi Eropa ini menjadi krusial karena mayoritas pemain yang disebut di atas memiliki sisa kontrak yang kian menipis.

Baca Juga  Alami Kelelahan Fisik dan Mental, Rafael Leao Curhat soal Tekanan di AC Milan

“Lolos ke Liga Champions sangat penting bagi AC Milan untuk mempertahankan mantan pemenang Ballon d’Or, Luka Modric, untuk musim berikutnya,” menurut laporan dari La Gazzetta dello Sport.

Pemain berumur 40 tahun yang dikontrak setahun dengan opsi perpanjangan usai meninggalkan Real Madrid musim panas lalu itu, diprediksi kuat akan angkat kaki dari San Siro jika Milan gagal bermain di Liga Champions.

Dilema Transfer Rafael Leao dan Loftus-Cheek

Meskipun tiket Liga Champions berhasil diamankan, masa depan Rafael Leao rupanya masih belum menemui kejelasan.

Winger asal Portugal berusia 26 tahun tersebut kini mendekati akhir musim ketujuhnya di Serie A. Walau berstatus pemain bintang, AC Milan dilaporkan siap melepasnya pada musim panas ini.

Leao dinilai kurang bersinar dalam peran barunya sebagai penyerang tengah dalam pakem 3-5-2 milik Massimiliano Allegri, dan belum mampu mencetak gol hingga dua digit musim ini.

Terkait kontraknya yang habis pada musim panas 2028, La Gazzetta dello Sport mengklaim bahwa:

“AC Milan kemungkinan besar tidak akan menawarkan perpanjangan kontrak dan musim panas ini mungkin menjadi kesempatan terakhir untuk memaksimalkan nilai pemain di bursa transfer mengingat ia akan memasuki tahun terakhir kontraknya pada waktu yang sama musim depan.”

Baca Juga  Dolly Ivonne Resmi Ditunjuk Jadi Plt Ketua PSSI Bukittinggi

Langkah serupa berpotensi diikuti oleh Ruben Loftus-Cheek. Gelandang asal Inggris ini akan memasuki tahun terakhir masa baktinya pada musim panas ini.

Mengingat ia lebih sering menjadi ban serep di bawah asuhan Allegri, La Gazzetta dello Sport menyatakan bahwa “semua tanda menunjukkan kepulangannya ke Inggris dalam waktu dekat.”

Negosiasi Alot Pulisic dan Kepastian Tomori

Kondisi berbeda dialami Christian Pulisic. Upaya AC Milan untuk menyodorkan kontrak baru bagi pemain asal Amerika Serikat tersebut dilaporkan mandek selama beberapa bulan terakhir.

Pulisic disebut-sebut meminta nominal gaji yang setara dengan Rafael Leao, ditambah adanya indikasi bahwa ia “tidak terlalu yakin dengan proyek saat ini di San Siro.”

Dengan kontrak yang tersisa hingga musim panas 2027, La Gazzetta dello Sport menulis bahwa “sesuatu harus terjadi” pada musim panas ini, baik itu perpanjangan kontrak atau penjualan.

Di sisi lain, kabar positif datang dari Fikayo Tomori. Meski bek Inggris ini juga mendekati tahun terakhir di kontraknya, ia tampaknya diprioritaskan untuk bertahan.

La Gazzetta dello Sport mengklaim klub dan agennya hampir mencapai kesepakatan definitif mengenai kontrak baru.

Melalui kesepakatan anyar ini, gajinya kemungkinan akan dinaikkan dari €3,5 juta per musim menjadi sekitar €4 juta per tahun. (*)