SERUNI.CO – Suasana penuh kebahagiaan dan haru terasa di studio CGV Kota Padang saat puluhan anak disabilitas asal Kota Padang Panjang mengikuti kegiatan nonton bareng film “Semua Akan Baik-Baik Saja”.
Kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Kota Padang Panjang bersama Baznas tersebut menghadirkan momen emosional sekaligus menjadi bentuk dukungan moral bagi anak-anak berkebutuhan khusus.
Sejak tiba di lokasi bioskop, rombongan anak disabilitas tampak antusias menyambut kegiatan tersebut.
Sebagian terlihat bercengkerama dengan teman-temannya, sementara lainnya menanti film segera diputar.
Film karya Baim Wong itu tengah menjadi perhatian publik karena menghadirkan karakter Alim, seorang penyandang down syndrome yang memegang peran penting dalam cerita.
Kehadiran sosok Alim dinilai begitu dekat dengan kehidupan anak-anak disabilitas yang hadir menyaksikan film tersebut.
Selama pemutaran film berlangsung, suasana studio dipenuhi beragam emosi. Gelak tawa terdengar saat adegan lucu muncul di layar, namun suasana berubah haru ketika cerita menampilkan perjuangan hidup, penerimaan keluarga, hingga keberanian untuk meraih mimpi.
Adegan ketika Alim pergi ke sekolah dan bertemu seorang perempuan dengan kondisi serupa membuat sejumlah anak terlihat fokus memperhatikan jalan cerita.
Beberapa di antaranya bahkan tampak meneteskan air mata karena terbawa suasana film.
Oscar, salah seorang anak disabilitas yang ikut dalam kegiatan itu, terlihat menikmati setiap momen selama acara berlangsung.
Guru pendamping mengaku terharu melihat respons anak-anak ketika menyaksikan film tersebut.
“Anak-anak kami bahagia dan senang diajak menyaksikan film yang dibintangi Alim, anak seperti mereka. Saat menonton mereka tampak terkesima, bahagia, bahkan ada yang menangis karena terbawa suasana cerita,” ujarnya.
Wakil Wali Kota Allex Saputra menyampaikan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun gerakan inklusi sosial bagi anak-anak disabilitas di Padang Panjang.
Menurutnya, film dapat menjadi media untuk menumbuhkan rasa empati sekaligus membuka pemahaman bahwa setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang jika memperoleh ruang dan dukungan.
“Film ini memberi pesan kuat bahwa setiap anak istimewa punya kemampuan dan layak mendapat apresiasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, Wali Kota Hendri Arnis bersama Ketua TP-PKK Ny Maria Feronika Hendri berharap anak-anak disabilitas di Padang Panjang semakin percaya diri dan terus semangat meraih cita-cita.
“Anak-anak ini harus tahu bahwa mereka punya tempat yang layak di tengah masyarakat. Mereka bisa bermimpi, berkarya, bahkan menjadi aktor seperti Alim,” tambahnya.
Film “Semua Akan Baik-Baik Saja” terinspirasi dari pengalaman nyata yang mengangkat isu keluarga dan inklusi sosial.
Penampilan natural Alim dalam film tersebut dinilai mampu menyentuh emosi banyak penonton.
Di tengah hangatnya suasana bioskop siang itu, senyum dan tawa anak-anak disabilitas menjadi gambaran bahwa perhatian sederhana dapat menghadirkan kebahagiaan besar bagi mereka.
Kegiatan tersebut diharapkan menjadi awal lahirnya lebih banyak ruang ramah disabilitas di Padang Panjang, baik di bidang pendidikan, seni, maupun hiburan, sehingga setiap anak dapat tumbuh dengan rasa percaya diri dan harapan yang sama.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Staf Ahli PKK Ny Sri Wahyuni Allex, Ketua Baznas Novi Hendri beserta anggota, Pj Sekdako Wita Desi Susanti, Asisten I Setdako I Putu Venda, Kepala Dinas Sosial PPKBPPPA Winarno beserta jajaran, Camat Padang Panjang Barat Romi Ar Rahman, lurah, para guru, serta anak-anak disabilitas Padang Panjang. (*)












