Berita

BPBD Padang Rutin Cek EWS untuk Pastikan Kesiapsiagaan Bencana

×

BPBD Padang Rutin Cek EWS untuk Pastikan Kesiapsiagaan Bencana

Sebarkan artikel ini

SERUNI.CO – Kesiapan menghadapi ancaman bencana terus menjadi perhatian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang. Salah satu langkah yang dilakukan yakni melalui aktivasi dan pengecekan sistem peringatan dini atau Early Warning System (EWS) secara rutin.

Pengecekan EWS tersebut dilakukan secara berkala setiap tanggal 26. Di Kota Padang, terdapat 32 titik EWS untuk gempa bumi dan tsunami, sedangkan sistem peringatan dini banjir tersebar di enam titik.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, S.T., M.T., mengatakan pengecekan rutin dilakukan guna memastikan seluruh perangkat peringatan dini dalam kondisi siap dan dapat berfungsi ketika dibutuhkan.

“Pengecekan EWS ini merupakan bagian dari kesiapsiagaan kita. Kita memastikan perangkat yang ada di lapangan benar-benar berfungsi dengan baik, sehingga ketika terjadi kondisi darurat, sistem peringatan dapat digunakan untuk memberikan informasi kepada masyarakat,” ujar Hendri Zulviton.

Baca Juga  Gelar Patroli Malam, Satpol PP Padang Amankan Lima Wanita di Sejumlah Titik

Menurut Hendri, keberadaan EWS memiliki peran penting bagi Kota Padang karena wilayah tersebut memiliki potensi ancaman bencana, khususnya gempa bumi dan tsunami.

Sistem peringatan dini banjir juga menjadi bagian penting dalam mendukung kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi banjir.

Dalam pengecekan tersebut, personel BPBD melakukan pemantauan terhadap aktivasi sirene peringatan dini tsunami dan banjir.

Petugas juga melakukan dokumentasi berupa foto sirene, foto selfie bersama lokasi, serta video ketika sirene dilakukan pengecekan.

Untuk pengecekan EWS pada 26 Agustus 2026, kegiatan dimulai pukul 09.45 WIB hingga selesai. Hasil pemantauan kemudian dilaporkan kepada Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Padang.

Hendri menegaskan, pengecekan berkala tidak hanya dilakukan untuk memastikan kondisi teknis perangkat, tetapi juga meningkatkan kesiapan personel dalam mengoperasikan serta memantau sistem peringatan dini.

“Kita ingin memastikan seluruh unsur siap, baik perangkat maupun personel. Dengan pengecekan yang dilakukan secara rutin, apabila sewaktu-waktu terjadi bencana, kita sudah mengetahui kondisi sistem dan dapat mengambil langkah dengan cepat,” jelasnya.

Baca Juga  KPK Tetapkan Lima Tersangka Kasus Korupsi Pengadaan BNPB Lewat OTT

BPBD Kota Padang juga mengingatkan masyarakat untuk memahami fungsi sistem peringatan dini dan tidak mengabaikan informasi maupun peringatan yang disampaikan melalui sistem tersebut. Kesiapsiagaan masyarakat menjadi bagian penting dalam mengurangi risiko dan dampak bencana.

Pemantauan EWS ini mengacu pada Peraturan Wali Kota Padang Nomor 19 Tahun 2018 tentang Pelaksanaan Sistem Peringatan Dini Tsunami Kota Padang serta perintah Kepala BPBD Kota Padang.

Dengan pengecekan yang dilaksanakan rutin setiap tanggal 26, BPBD Kota Padang berharap seluruh sistem peringatan dini di berbagai titik selalu berada dalam kondisi siap operasional dan dapat mendukung upaya perlindungan masyarakat dari ancaman bencana.