SERUNI.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis pembaruan peringatan dini cuaca untuk wilayah Sumatera Barat (Sumbar), Selasa (14/4/2026).
Berdasarkan pantauan pukul 17.16 WIB, sejumlah wilayah di Sumbar berpotensi dilanda hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir serta angin kencang.
Di Kota Padang, kondisi cuaca ekstrem ini diprakirakan mulai terjadi pada pukul 17.26 WIB.
Area yang terdampak awal meliputi Kecamatan Lubuk Kilangan, Pauh, Kuranji, dan Koto Tangah, sebelum diprediksi meluas ke seluruh penjuru kota.
Cakupan Wilayah Terdampak
Selain menyerang kawasan utama, potensi hujan lebat ini diperkirakan merembet ke wilayah:
- Padang Selatan, Padang Timur, Padang Barat, dan Padang Utara.
- Bungus Teluk Kabung, Lubuk Begalung, dan Nanggalo.
Peringatan dini ini tidak hanya berlaku untuk Kota Padang. BMKG mencatat kondisi serupa juga berisiko melanda Kabupaten Solok, Pesisir Selatan, Tanah Datar, Padang Pariaman, Agam, serta beberapa kota lainnya di Sumatera Barat.
Fenomena cuaca ini diperkirakan akan berlangsung hingga pukul 19.00 WIB.
Imbauan BPBD, Waspada Pohon Tumbang dan Banjir
Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menginstruksikan masyarakat untuk memperketat kewaspadaan terhadap ancaman bencana hidrometeorologi.
Dampak cuaca ekstrem seperti genangan air, pohon tumbang, dan angin kencang menjadi risiko utama yang harus diantisipasi warga.
“Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak cuaca ekstrem seperti genangan air, pohon tumbang, serta angin kencang yang dapat membahayakan keselamatan,” imbau Hendri Zulviton.
Ia juga menekankan agar warga tidak berteduh di bawah pohon saat hujan disertai petir dan memastikan saluran air bersih guna meminimalisir risiko banjir di lingkungan masing-masing.
Masyarakat diharapkan tetap memantau kanal informasi resmi dari BMKG dan segera melapor jika terjadi kondisi darurat melalui layanan lewat Call Center 112 (Bebas pulsa), Pusdalops-PB BPBD Kota Padang (0751) 778775, dan lewat WhatsApp Darurat 085891522181.
BMKG terus memantau pergerakan atmosfer dan meminta warga untuk selalu siap siaga terhadap perubahan cuaca mendadak. (*)












